SIARINDOMEDIA.COM – Kota Malang memiliki banyak inovasi yang memberikan angin segar terhadap dunia kuliner, salah satunya yakni Cireng Odachi. Jajanan ini memanfaatkan gerobak yang ditaruh di atas motor, sehingga dapat menjangkau daerah mana pun dengan berkeliling.
Meskipun dapat berkeliling dan berpindah tempat, pedagang cireng isi ini lebih suka menetap di sepanjang Jalan Surabaya, tepatnya berada di samping Universitas Negeri Malang.
Jajanan ini banyak digemari oleh kalangan anak muda. Bahkan, antrean sudah mengular saat pedagang baru memberhentikan kendaraannya. Untuk menghindari keributan yang tidak perlu, pedagang memilih untuk memberikan kertas berisikan macam-macam varian rasa sebagai sistem antrean.
Demi menikmati cireng isi yang beragam varian ini, pengunjung rela mengantre panjang. Beberapa dari mereka bahkan lebih memilih untuk memesan dalam bentuk frozen food.

Ragam varian yang ditawarkan berupa rasa keju, ayam pedas, ayam rendang, dan masih banyak lagi. Dengan adanya banyak pilihan rasa, Cireng Odachi tetap bertahan di tengah-tengah jajanan baru lainnya.
Salah satu pembeli, Ratna (21), mengungkapkan rasa senangnya setelah mengetahui keberadaan cireng isi ini. Baginya yang merupakan pecinta kuliner, cita rasa yang disuguhkan sangat sedap dan menggiurkan.
“Seneng banget ketemu sama cireng isi ini, biasanya ada tuh gak terlalu banyak varian rasanya makanya kadang bikin bosen. Tapi cireng ini yang ini beda, terus murah juga dan isian dalemnya full, berasa banget enak,” ungkapnya sambil berseri-seri.
Harga Ramah di Kantong
Ratna juga menambahkan, bahwa harga yang ditawarkan sangat cocok di kantong mahasiswa sepertinya. Dia juga senang dengan konsep yang digunakan oleh pedagang cireng isi dalam menghindari keributan saat antrean panjang.
“Pas deh pokoknya, antara rasa sama harganya. Terus aku juga suka sama konsepnya, beda dari penjual cireng isi lainnya. Biasanya yang suka aku beli itu kayak di kedai-kedai gitu, nah ini cireng isinya keliling lucu aja,” tambahnya.
Beberapa pengunjung juga mengaku tidak keberatan jika harus mengantre panjang, karena sangat sepadan dengan cita rasa yang lezat. Namun, beberapa dari mereka juga mengeluhkan kalau dengan penjualan keliling ini memberikan ketidakpastian akan waktu dijajakannya jualan.














