ANGGORO KASIH SANJOYO TAMPILKAN TEMA TRAGEDI KANJURUHAN DI FESTIVAL JARANAN KOTA MALANG 2023

SIARINDOMEDIA.COM – Salah satu peserta Festival Jaranan Pemuda Seni Kota Malang 2023, Anggoro Kasih Sanjoyo menampilkan jaranan dengan tema Tragedi Kanjuruhan di Taman Krida Budaya, Minggu (7/5/2023).

Dalam penampilannya, sanggar seni jaranan dan campursari tersebut menampikan tiga simbol. Simbol pertama adalah pasukan berkuda yang menggambarkan sebagai Aremania. Simbol kedua adalah celeng yang menggambarkan sebagai sosial media atau penyebar hoax yang membenturkan Aremania dan petugas keamanan. Serta simbol ketiga adalah barongan dan kucingan yang digambarkan sebagai oknum petugas keamanan.

Di awal penampilannya, para personel Anggoro Kasih Sanjoyo membuka dengan formasi satu anak membawa syal Aremania dan diangkat oleh tiga orang.

“Singo Edan Kang Modo, adermo belo pati. Duh kito woro Kanjuruhan, dino pati kang dumadi. Dino pati kang dumadi,” bunyi suara yang mengiringi pembukaan penampilan yang berjudul Singo Edan Kang Modo.

Link Banner

Kemudian, di akhir penampilan, para personel Anggoro Kasih Sanjoyo membentangkan banner berukuran persegi yang bertuliskan “Hope Is Gone? I35” dengan diiringi lagu khas Aremania dari para penonton.

Penampilan dari peserta asal Jl. Ciliwung No.21 D Kota Malang ini, tidak secara langsung mengajak para penonton agar terus bertabayun terhadap Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada tanggal 1 Oktober 2022 silam.

Di sisi lain, Baihaqi selaku Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Diporapar) Kota Malang mengatakan bahwa 9 dari 36 peserta terbaik di Festival Jaranan ini nantinya akan didelegasikan di event jaranan yang lebih tinggi, baik tingkat provinsi maupun nasional.

“Nanti terbaik pertama dari sembilan peserta terbaik akan mendapat penghargaan dari (pemerintah) provinsi Jawa Timur. Nanti juga kalau ada event yang lebih besar, kita tinggal mengikutkan (peserta terbaik) saja,” ucap Baihaqi.

“Termasuk nanti yang sudah tampil-tampil ini kita lakukan pembinaan, mengisi juga di tempat-tempat seperti Kayutangan atau di mana,” pungkasnya.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *