SIARINDOMEDIA.COM – Kemacetan panjang tak terhindarkan di kawasan Bendungan Karangkates, Kabupaten Malang. Penyebabnya adalah perubahan sistem pembayaran di gerbang masuk yang kini menerima transaksi menggunakan e-money.
Sistem pembayaran berbasis e-money yang diterapkan sejak beberapa bulan terakhir justru menjadi salah satu penyebab antrean kendaraan yang mengular hingga beberapa kilometer.
Puluhan mobil terlihat mengantre hingga berjam-jam. Banyak pengendara yang belum mengetahui adanya kebijakan baru ini, sehingga tidak menyiapkan kartu e-money atau saldo yang cukup.
Selain itu, banyaknya pengendara yang belum familiar dengan sistem e-money juga memperlambat proses.
Hal ini membuat proses masuk menjadi lambat dan menimbulkan antrean kendaraan hingga lebih dari dua kilometer.
“Saya bingung tadi, biasanya pakai uang tunai, sekarang pakai e-money. Kartu saya kebetulan saldonya habis, jadi harus cari tempat isi saldo dulu,” kata Ahmad, salah satu pengendara asal Blitar yang terjebak macet.

Petugas di lapangan juga tampak kesulitan mengatur lalu lintas akibat membludaknya kendaraan.
Beberapa pengendara bahkan memilih berhenti di tepi jalan untuk membeli atau mengisi saldo kartu, yang semakin memperparah kemacetan.
Pengelola Bendungan Berikan Klarifikasi
Pihak pengelola Bendungan menyatakan bahwa penerapan sistem e-money bertujuan meningkatkan efisiensi dan mempercepat proses pembayaran.
Namun, mereka mengakui belum semua pengendara siap menghadapi perubahan ini.
“Kami memohon maaf atas kendala yang terjadi. Kami sedang melakukan evaluasi dan menambah fasilitas pengisian saldo di lokasi untuk mempermudah pengunjung,” ujar perwakilan pengelola dalam keterangannya.
Sementara itu, sejumlah pengendara meminta agar kebijakan ini disosialisasikan lebih luas dan disertai opsi pembayaran manual selama masa transisi.
“Kalau begini kan justru bikin macet. Setidaknya kasih waktu masyarakat untuk beradaptasi,” keluh salah satu pengemudi.
Beberapa pengendara berharap ada opsi pembayaran manual hingga masyarakat benar-benar terbiasa dengan sistem baru ini.
Diharapkan, pengelola segera melakukan evaluasi untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Kemacetan ini menjadi perhatian khusus, agar lalu lintas di kawasan Bendungan Karangkates kembali lancar.













