PANDUAN SHALAT MALAM DAN AMALAN SUNNAH UNTUK MENDEKATKAN DIRI KEPADA ALLAH SWT

SIARINDOMEDIA.COM – Sebagai manusia kita harus memperbanyak ibadah, apapun bentuknya. Tidak harus menunggu moment-moment tertentu, seperti di bulan Ramadhan atau Muharram.  Salah satunya ibadah tambahan yang dapat kita lakukan sehari-hari adalah dengan melaksanakan shalat malam.

واعلم أن من صلى بعد العشاء فقد قام من الليل

Artinya: Ketahuilah, sesungguhnya orang yang shalat setelah isya’, dia termasuk menjalankan shalat malam. (Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad, Risalatul Mu’awanah Wal-Mudzhaharah wal-Muazarah, [Darul Hawi: 1994], hlm. 40).

Sholat malam lebih baik dilaksanakan pada malam jum’at sebab memiliki ganjaran pahala berlipat ganda. Berikut tuntunan sholat sunnah yang bisa dikerjakan saat malam hari setelah tidur terlebih dahulu

1. Niat Shalat Tahajud

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

USHALLI SUNNATAT TAHAJJUDI RAK‘ATAINI LILLAHI TA‘ALA.

Artinya: “Aku menyengaja shalat sunnah tahajud dua rakaat karena Allah ta’ala.”

Setiap orang pasti memiliki dosa. Dosa-dosa yang kecil bisa berguguran dengan menjalankan salat sunah ini sebagaimana hadis di atas.

Istimewanya, shalat tahajud juga bisa mencegah seseorang dari perbuatan dosa. Orang yang melazimkan tahajud akan mendapatkan taufik dari Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga dirinya terjauhkan dari maksiat dan dosa.

2. Niat Shalat Taubat

أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

USHALLI SUNNATAT TAUBATI RAK’ATAINI LILLAAHI TA’AALAA.

Artinya: “Saya niat sholat taubat dua raka’at Lillahi Ta’aalaa.”

Shalat taubat merupakan shalat sunnah, sehingga seseorang yang melakukannya akan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Dengan melakukan shalat taubat dan merenungkan kesalahan yang telah dilakukan, seseorang dapat belajar dari kesalahannya dan berusaha untuk tidak mengulangi dosa yang sama di masa depan.

3. Niat Shalat Lidaf’il Bala

أُصَلَّى سُنَّةً لَدَفْعِ الْبَلَاءِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ

USHALLI SUNNATAL LIDAF’IL BALAI RAKATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI LILLAHI TWALA. ALLAHU AKBAR.

Artinya: “Aku bermaksud shalat sunah untuk menolak bala dua rakaat sambil menghadap ke kiblat karena Allah ta’ala, Allahu Akbar.”

Shalat sunah tolak bala atau disebut shalat lidaf’il bala dilaksanakan oleh umat muslim sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar senantiasa selamat dari segala marabahaya. Shalat sunah ini dilakukan sebagai ikhtiar manusia dan tidak mesti semua dikabulkan, akan tetapi boleh jadi dapat diminimalisir.

BERSUJUD. Sholat sunnah di malam hari. Foto: Tumblr

4. Niat Shalat Tasbih

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

USHALLII SUNNATAT-TASBIIHI RAK’ATAINI LILLAAHI TA’AALAA.

Artinya: “Aku berniat melaksanakan sholat sunnah tasbih, sebanyak dua rakaat semata-mata karena Allah Ta’ala”.

Sholat tasbih dapat membantu umat muslim untuk memohon ampunan atas dosa-dosa yang dilakukan selama hidup di dunia. Dengan melakukan sholat tasbih, umat muslim dapat memperoleh keberkahan dari Allah SWT dalam segala aspek kehidupan.

5. Niat Shalat Hajat

أُصَلِّي سُنَّةَ الحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعاَلَى

USHOLLII SUNNATAL HAAJATI ROK’AATAINI LILLAHI TA’ALA

Artinya: “Aku berniat sholat hajat sunnah hajat dua raka’at karena Allah Ta’ala”.

Sholat hajat adalah amalan sunnah bagi kaum muslimin agar Allah SWT mengabulkan hajat atau keinginannya. Ibadah tersebut dikerjakan dengan jumlah paling sedikit dua rakaat pada malam hari.

Mengutip Kitab Al-Wajiz fi Fiqh As-Sunnah Sayyid Sabiq karya Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faifi dan diterjemahkan oleh Ahmad Tirmidzi dkk, dalil pelaksanaan sholat hajat mengacu pada riwayat yang berasal dari Abu Darda’ bahwa Nabi SAW bersabda, “Barang siapa yang berwudhu dan menyempurnakannya, kemudian dia shalat dua rakaat dan menyempurnakannya, maka Allah akan memberikan kepadanya apa yang dia inginkan, baik segera atau ditunda.” (HR Ahmad dengan sanad shahih)

6. Niat Shalat Tsubutul Iman

اُصَلِّى سُنَّةً لِثُبُوْتِ اْلاِيْمَانِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالىٰ

USHOLLI SUNNATAL LITSUBUTIL IMANI ROK’ATAINI LILLAHI TA’ALA.

Artinya: “Saya niat sholat sunah supaya ditetapkan iman, dua rokaat karena Allah”

Keutamaan shalat tsubutul iman adalah untuk mendapatkan keteguhan hati dan ketetapan iman dalam menjalankan perintah Allah SWT. Shalat tsubutul iman sendiri bisa dikerjakan secara berjamaah atau sendiri. Jika dikerjakan secara berjamaah, pahalanya akan semakin berlipat.

7. Niat Sujud Syukur

نَوَيْتُ سُجودَ الشُكْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

NAWAITU SUJUDAS SYUKRI SUNNATAN LILLAHI TA’ALA.

Artinya: “Saya niat melakukan sujud syukur sunnah karena Allah Ta’ala.”

Mendapatkan kepuasan batin yang berkaitan dengan anugerah atau karunia yang diterima dari Allah SWT. Mendapatkan tambahan nikmat dari Allah SWT serta selamat dari siksa-Nya. Meningkatkan keimanan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Demikian beberapa amalan sholat sunnah yang bisa dikerjakan oleh umat muslim. Semuanya hendaknya dimulai dengan niat yang lurus semata-mata mengharapkan ridho Allah SWT.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *