SIARINDOMEDIA.COM – Pondok Pesantren Daarul Ukhuwah (PPDU), Malang, kembali menggelar pagelaran seni tahunan bertajuk TEMARAM 15 (Tebar Semangat Muharram) pada Sabtu malam, 26 Juli 2025. Acara ini digelar sebagai bagian dari peringatan ulang tahun ke-16 PPDU sekaligus menyambut tahun baru Islam 1447 H.
Meskipun angka yang tertera adalah “15”, acara ini sejatinya menandai tahun ke-16 berdirinya PPDU. Perbedaan angka terjadi karena pada tahun ke-11, TEMARAM sempat ditiadakan akibat pandemi Covid-19.

Aksi Panggung Spektakuler dan Seruan Donasi Kemanusiaan
Dengan mengusung tema “Rise Beyond the Limit”, TEMARAM 15 berlangsung meriah sejak 19.30 hingga pukul 22.30 WIB. Acara ini dikomandoi langsung oleh santri pengabdian sebagai panitia dan menyuguhkan beragam penampilan seperti hadroh, paduan suara, mapping, berbagai tari daerah, nasyid, martial art show, puisi berantai, hingga drama slice of life.
Di tengah penampilan, suasana panggung semakin menyentuh ketika acara penggalangan untuk Palestina, masyarakat Gaza yang menjadi korban konflik. Ajakan tersebut mendapat sambutan hangat dan menjadi momen penuh empati di tengah suasana meriah.
KNRP -Komite Nasional untuk Rakyat Palestina- menjadi penghubung donatur kepada para korban. Penggalangan dana dibuka dengan wali santri yang memberikan 5 juta dan diikuti oleh beberapa pengunjung dengan nominal yang berbeda-beda.
Acara ditutup dengan lagu penutup bersama oleh seluruh panitia dan hadirin, menciptakan atmosfer kebersamaan yang mendalam.
Penuh Dukungan dan Apresiasi
TEMARAM 15 turut dihadiri oleh seluruh santri, pengajar, alumni, badan wakaf, pengurus yayasan, pimpinan pondok, hingga wali santri. Kehadiran mereka menambah semarak sekaligus menjadi bentuk dukungan moral terhadap karya dan semangat para santri.
Selain acara utama, pengunjung juga disuguhi bazar makanan dan produk kreatifitas santri. Tidak hanya penampilan memukau saja, sebagai rasa syukur pimpinan pondok KH. Dr. Muhammad Ajir Abdi Moenip, Lc., MA menyampaikan berbagai perkembangan pondok, mulai dari infrastruktur baru, prestasi santri dan alumni, hingga berbagai program kerja sama demi kemandirian pesantren













