PEMANDIAN POLAMAN, HIDDEN GEM WISATA DI MALANG

BASUH DIRI DI PENINGGALAN PURBAKALA

SIARINDOMEDIA.COM – Pemandian Polaman yang terletak di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang merupakan salah satu tempat bersejarah peninggalan zaman purbakala. Tempat ini berupa sebuah kolam pemandian umum yang masih meninggalkan arsitektur kerajaan.

Dalam sejarah yang tertulis ‘polaman’ merupakan tempat nyekar Hayam Wuruk, pemandian ini sudah terbangun sejak tahun 1359 M.

Sebelum adanya Kerajaan Singosari dan munculnya Pemandian Kendedes, Sumber Air Polaman sudah ada terlebih dahulu.

Pemandian ini selalu dibuka di setiap harinya dan tidak dipungut biaya, kecuali terdapat event tertentu seperti acara-acara kebudayaan masyarakat yang akan dikenakan tarif sebesar Rp5.000.

PRA SINGOSARI. Peninggalan purbakala kerajaan, yang berada di Pemandian Polaman, Lawang, Kabupaten Malang. Foto: Reski Yohan Oktaviena

Di tempat ini juga disediakan pakan ikan dan juga warung UMKM yang menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman.

Tak hanya itu Sumber Air Polaman dimanfaatkan banyak orang untuk mencuci pakaian, mandi, air minum, dan untuk irigasi sawah yang ada di Kecamatan Lawang sebelum prasejarah.

[simpleblogcard url= “https://siarindomedia.com/2023/12/16/tanaka-waterfall-wisata-alam-edukatif-dengan-nuansa-jepang-di-dusun-arjomulyo-malang/”]

Mitos yang terdapat di pemandian ini yaitu masyarakat tidak diperbolehkan mengambil ikan yang berada di dalam kolam dengan alasan akan mendapat sebuah kesialan atau malapetaka.

Terdapat pula ikan jenis aligator berukuran besar  yang bisa kita lihat di belakang pemandian polaman. Ada pula arca hewan, candi-candi, tempat pemujaan, dan sebuah Goa. Tempat ini selalu ramai disaat weekend dan juga liburan sekolah.

“Kalau hari biasa ya gak seberapa rame, Mbak. Tapi kalau akhir pekan pengunjungnya itu bisa nyampe 50-100 lah,” kata Ajis, penjaga sumber air.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Authors

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *