MERIAH, PENUTUPAN PENGABDIAN MASYARAKAT PESANTREN MAHASISWA AL-HIKAM MALANG DI BANTUR

SIARINDOMEDIA.COM – Tim Pengabdian Masyarakat Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang sukses menggelar penutupan pengabdian masyarakat 2024 dengan meriah. Kegiatan tersebut digelar di Halaman Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mambaul Ulum, Desa Bantur, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, pada Kamis (18/7/2024) malam.

Dalam sambutannya Rahmat dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, mewakili Bupati Malang, HM Sanusi, memohon maaf tidak bisa datang dikarenakan padatnya acara yang harus dihadiri.

Rahmat mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat yang diadakan Pesantren Al-Hikam Malang, dimana Pesantren Al-Hikam selalu berkomitmen kuat dalam pengabdian masyarakat.

Rahmat menjelaskan ada sekitar 60 orang santri dari Pesantren Al-Hikam yang melakukan pengabdian masyarakat di Desa Wonorejo dan Bantur. Rahmat juga menyoroti kegiatan tersebut adalah hal penting bagi mahasiswa sebelum benar-benar terjun ke masyarakat.

“Arti penting dari pengabdian masyarakat ini adalah temen-temen mahasiswa dapat betul-betul memahami bahwa ilmu yang didapat di perkuliahan dapat diterapkan di desa, berkreasi sekaligus memanfaatkan potensi-potensi supaya desa lebih berkembang, dimana tujuan pendidikan adalah membuka peluang serta menyerap tenaga kerja,” jelas Rahmat kepada hadirin yang datang dalam penutupan tersebut.

Rahmat juga mengungkapkan Dinas Pemberdayaan Desa mendukung penuh dengan adanya program seperti ini yaitu program pengabdian masyarakat.

“Hal yang kadang kala sulit kami lakukan, malah dibantu oleh temen-temen mahasiswa tanpa kami tahu. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih dan selamat kepada teman-teman mahasiswa yang telah melakukan pengabdian masyarakat di Desa Bantur ini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat,” ungkapnya.

Ketua pelaksana pengabdian masyarakat mahasiswa Pesantren Al-Hikam 2024, M. Abdul Koyumulyara dalam laporannya mengungkapkan dalam 40 hari belajar, berjuang dan mengabdi di Desa Wonorejo,  Bantur merupakan salah satu bentuk implementasi santri Pesantren Al-Hikam. Terutama untuk menerapkan salah satu dari amaliyah agama Al- Hikam, yaitu kesiapan hidup

“Dalam pengabdian masyarakat di Desa Wonorejo dan Desa Bantur selama 40 hari ini kami mendapatkan kesan, dan pesan yang sangat menarik yang nantinya akan kami kenang walaupun sudah tidak mengabdi di Desa Wonorejo dan Desa Bantur ini,” ungkap Abdul.

“Nantinya tugas kami pada tahun ke dua ini yang masih dalam tahapan atau belum selesai, dalam progres nantinya akan kami laksanakan pada tahun ke tiga pada tahun 2025 mendatang,” tambahnya.

Penyerahan cenderamata
TANDA ASIH. Penyerahan cenderamata dari perwakilan keluarga besar Pesantren Al-Hikam Malang. Foto: Muhamad Rizqi

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *