SISWI SMP YANG VIRAL GARA-GARA HINA PALESTINA AKHIRNYA MINTA MAAF, NETIZEN KEMBALI BEREAKSI

SIARINDOMEDIA.COM – Sekelompok siswi SMP yang viral gara-gara membuat lelucon menghina penderitaan rakyat Palestina akhirnya membuat klarifikasi. Dari video yang beredar, kelima remaja tersebut meminta maaf sembari memperlihatkan raut bersalah.

Dikutip dari postingan akun @cingreborn di X, lima siswi tersebut bergantian mengucapkan permintaan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tercela yang jelas mengundang kecaman dari publik.

“Saya di sini untuk meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas tindakan tidak terpuji yang saya lakukan. Saya benar-benar tidak berniat untuk menghina, apalagi melecehkan suatu pihak tertentu. Saya juga benar-benar tidak berniat untuk mendokumentasikan suatu kejadian spontan dan lalu saya mempostingnya di akun media sosial,” kata salah satu remaja yang diketahui merupakan siswi SMPN 216 Jakarta.


Sebelumnya pihak SMPN 216 Jakarta juga sudah memberi klarifikasi dan memastikan bahwa empat remaja lainnya bukanlah peserta didik di sana.

Link Banner

Kemudian dilansir dari Instagram @smp_216 turut menyayangkan dan mengecam perilaku di dalam video yang sudah viral.


Meski para pelaku sudah melakukan klarifikasi maupun meminta maaf, netizen masih tetap bereaksi keras lantaran terlanjur kecewa dengan tindakan para remaja itu.

“Sebenernya terserah mau boikot apa engga, tapi hal sensitif kaya gini jangan dijadiin bercandaan, jujur sangat susah untuk dimaafkan, apalagi sampe viral ke wartawan Palestina. Mereka yang berbuat, gw yg ikutan malu,” cuit seorang warganet di sosial media X.

“Bercanda tau keadaan dan batas lah, giliran dirujak netizen lemes lu pada,” komentar yang lain.

“Paling benci sama permintaan maaf yang disisipi kata ‘kami tidak berniat’. Padahal ucapan ga pantes itu bergantian diulangi oleh masing2 anak, ga  berniat dari mananya? Kecuali kalo ga sengaja, refleks atau kesalahpahaman, baru pake kata itu. Hadeh,” sambung warganet lainnya.

“Hala gada niatan apaan kalau ngomong sekali oke diwajarin, tapi ini berulang kali. Semoga ada hukuman dari sekolah yg membuat mereka jera dengan perbuatannya, bercanda dengan nyawa orang yg sudah meninggal itu ga lucu,” ujar salah satu netizen.

Dilaporkan sebelumnya, para remaja tersebut membuat video makan di sebuah restoran sembari bergurau tentang darah dan tulang anak-anak Palestina yang langsung viral hingga mendapat kritikan tajam dari publik.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *