KASUS VINA DI CIREBON, INI PESAN DAN HADIST RASULULLAH SAW AGAR WANITA TERHINDAR DARI KEKERASAN

SIARINDOMEDIA.COM – Kasus Vina di Cirebon telah menyedot perhatian banyak pihak belakangan ini. Sejak pembunuhan sepasang kekasih ini viral di 2016, pihak produksi film pun tertarik untuk mengangkatnya ke layar lebar.

Meledaknya jumlah penonton film ‘Vina: Sebelum 7 Hari’ di bioskop membuat kasus lama ini kembali dibongkar dan diselidiki lagi untuk mencari keadilan bagi korban.

Pembunuhan keji yang dialami Vina ini bermula dari penganiayaan. Dimana menurut Instagram @mubadalah.id, perempuan sangat rentan menjadi korban dari kekerasan berbasis gender. Sehingga kasus Vina ini mengingatkan banyak pihak kekerasan seperti ini harus dihentikan, khususnya di kalangan anak muda.

Penganiayaan biasanya dilakukan pelaku untuk menunjukkan kekuasaan dan siapa yang memegang kendali atas suatu kondisi. Sehingga tindakan ini bisa menimbulkan berbagai aksi kriminal. Seperti pemerkosaan, pemukulan, hingga menghilangkan nyawa.

Hal ini tentu tidak bisa dinormalisasi dan harus dihentikan. Upaya pencegahan kekerasan pada perempuan ini tidak bisa hanya melalui kata-kata.

Namun, pentingnya menanamkan kesadaran akan keadilan di ruang pendidikan, baik secara formal maupun non formal. Sehingga generasi muda bisa lebih awas akan isu ini dan bisa menempatkan diri dengan baik di lingkungan pergaulannya.

Semua pihak, baik laki-laki maupun perempuan juga harus waspada terhadap maskulinitas toksik. Sehingga para anak muda berhenti melakukannya demi keeksisan semata di kalangan teman-temannya.

Sebaliknya, anak muda harus sadar mengenai konsep maskulinitas yang sehat dan manusiawi. Sehingga mereka paham akan otonomi, integritas tubuh, konsen, dan bahaya norma maskulinitas patriarki yang toksik.

Rasulullah SAW pun berpesan pada perempuan agar terhindar dari berbagai kekerasan. Mulai dari hak atas bebasnya perempuan atas berbagai kekerasan. Kedua, atas nama islam, siapa pun berhak meminta dukungan kebijakan atau fatwa atas perlindungan sampai mereka memperolehnya secara nyata.

Ketiga, perjuangan menghilangkam kekerasan pada perempuan. Dimana dibangunnya bekerjasama dengan laki-laki yang memiliki empati seperti ajaran Rasulullah SAW.

Terakhir, pemimpin yang mampu meneruskan ajaran Nabi dan islam. Sehingga semua laki-laki dan perempuan bisa merasakan kebaikan, kemaslahatan, dan aman dari kekerasan.

Dalam sebuah hadist dari Ilyas bin Abdillah bin Abi Dzubab, Rasulullah SAW. bersabda:

“Janganlah kalian memukul hamba-hamba Allah yang perempuan.”

Wallahu alam.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *