UNIK, PASUTRI INI BERBARENGAN DIKUKUHKAN JADI PROFESOR DI ITS

HANYA SELISIH BEBERAPA MENIT

Tak disangka-sangka, kisah perjuangan dan kebersamaan mereka selama ini terus bersambut baik hingga sekarang. Uniknya, Surat Keputusan (SK) Guru Besar dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Menristekdikti) untuk pasangan ini pun turun secara hampir bersamaan.

“Bahkan hanya berjarak beberapa menit,” ucap Herman terharu.

Menanggapi hal ini, Harmin yang ditemui secara bersamaan mengaku sangat terharu. Bagi profesor ke-198 ITS ini, pencapaian tertinggi di dunia akademis yang berhasil diraih keduanya tersebut merupakan suatu berkah yang besar dari Sang Pencipta.

Ke depannya, baik Herman maupun Harmin berharap agar dari keilmuannya tersebut dapat memberikan dampak yang baik bagi sekitar.

“Pun juga dapat terus bersama-sama mengembangkan ITS ke depannya,” tandas perempuan kelahiran Malang, 23 Mei 1975 ini. (*)

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *