TK ISLAM SABILILLAH MALANG 2: KOMITMEN HADIRKAN SMART CLASSROOM PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

SIARINDOMEDIA.COM – TK Islam Sabilillah (TKIS) Malang 2 hadir untuk memberikan inovasi baru dengan menawarkan konsep smart classroom dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran bagi anak-anak usia dini di Kota Malang.

TKIS Malang sendiri merupakan satuan lembaga sekolah tertua di bawah naungan Yayasan Sabilillah Malang yang didirikan pada tahun 1982 oleh mantan Menteri Agama Indonesia tahun 1947-1949 dan tahun 1953-1955, Almaghfullah KH. Masykur.

Kepala Sekolah TKIS Malang 2, Nurul Chotimah, S.Pd.i menyampaikan, secara keseluruhan, fasilitas dan layanan yang dimiliki TKIS Malang sama dengan TKIS Malang 1. Hanya saja ada beberapa peremajaan sarana dan prasarana (sarpras) di TKIS Malang 2.

“Insyaallah sama (sarpras) dengan TKIS 1. Mungkin di sini (TKIS 2) ada sedikit lebihnya karena di sini sudah smart digital, smart classroom,” terang perempuan yang akrab disapa Uyun pada reporter Siarindo Media saat dijumpai di kantornya, Rabu (8/2/2024).

“Dari sisi fasilitas kalo dulu papan tulis sekarang pakai LCD. Jadi memang semuanya berbasis digital. Bahkan pintu kami sudah menggunakan finger print,” sambungnya.

DIGITALISASI SARPRAS. Kepala Sekolah TKIS Malang 2, Nurul Chotimah, S.Pd.i. Foto: Izzuddin

Lebih lanjut, Uyun menambahkan bahwa smart classroom merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses belajar mengajar.

Link Banner

Salah satu fitur utama dari smart classroom ini adalah penggunaan perangkat teknologi seperti layar sentuh interaktif, proyektor cerdas, dan perangkat lunak pendidikan yang interaktif.

Melalui teknologi ini, para guru dapat memberikan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif, serta memfasilitasi eksplorasi kreatif dan kolaborasi di antara para siswa di ruang kelas dan lingkungan sekolah.

Di lain sisi, gedung baru TKIS 2 yang terletak di Jl. Terusan Piranha Atas No.136, Tunjungsekar, Kec. Lowokwaru, Kota Malang ini telah dibangun sejak pertengahan tahun 2023 dan dijadwalkan akan siap digunakan pada Juli 2024.

Uyun mengatakan, pada tahun pertama TKIS 2 berdiri, pihaknya hanya menyediakan kuota 2 kelas untuk generasi pertama. Masing-masing kelas berisi 26 peserta didik.

Link Banner

“Insyaallah kita buka dua kelas dan alhamdulillah sudah dapat satu kelas. Satu kelasnya ada 26 siswa,” urai alumni IAIN (sekarang UIN) Malang tersebut.

“Sementara untuk satu kelas lainnya masih dibuka kesempatan untuk calon siswa yang lain,” tambahnya.

Uyun menekankan, bahwa smart classroom di sini bukan hanya sekadar memanfaatkan teknologi, tetapi juga tentang bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan secara efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anak-anak.

Dengan inovasi baru ini, TKIS 2 berharap dapat menjadi pilihan utama bagi orang tua yang menginginkan pendidikan berkualitas dan berbasis teknologi untuk anak-anak mereka.

BERBASIS TEKNOLOGI. Kepala Sekolah TKIS Malang 2, Nurul Chotimah, S.Pd.i saat menunjukkan gagang pintu salah satu ruangan TKIS Malang 2 yang telah menggunakan smart lock. Foto: Izzuddin

Langkah ini juga menjadi bukti komitmen sekolah dalam terus berinovasi demi memberikan yang terbaik bagi perkembangan dan masa depan generasi muda.

“Kurikulum merdeka, artinya merdeka belajar, merdeka bermain untuk anak-anak,” kata eks Kepsek TKIS 1 2020-2021 tersebut.

“Kita harapkan pembelajaran anak-anak tetap bisa menyenangkan tapi bermakna dan kebermaknaan itu seiring dengan perkembangan anak-anak,” pungkasnya.

Saat ini, seluruh perkembangan satuan pendidikan Sekolah Islam Sabilillah Malang (SISMA) di bawah kendali Tim Pengembangan Pendidikan Sabilillah yang diketuai oleh Ahmad Rofi’uddin, M.Pd. dengan dibantu Drs. H. Moh. Ishom Ihsan, M.Pd selaku Sekretaris dan tiga anggota lainnya yaitu Prof. Dr. H. Ibrahim Bafadal, M.Pd., Dr. H. Muh. Wartono, M.Pd. dan Prof. Dr. H. Abdur Rahman As’ari, M.Pd, M.A.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *