SIARINDOMEDIA.COM – Anak Berkebutuhan Khusus sering disebut anak autis memiliki kecenderungan perilaku tertentu yang berpotensi untuk menyakiti diri sendiri. Selain itu, anak autis juga sering mengalami permasalahan kesehatan yang harus ditangani secara benar dan cepat. Karena itu sebuah sekolah SLB autis hendaknya memiliki program UKS yang layak, dan pengetahuan penanganan kegawatdaruratan pada guru dan wali murid.
Kondisi yang ada saat ini, SLB Autis Riverkids masih belum memiliki program UKS sesuai standar minimal, dan wali murid juga belum pernah mendapatkan pelatihan penanganan kegawatdaruratan pada anak.

Karena itulah, pada kegiatan UIN Mengabdi tahun 2023 ini, kelompok pengabdian yang beranggotakan Ernaning Setiyowati, MT dan Yossi Indra Kusuma, S.Ked., M.Med.Ed, dengan dibantu dua orang mahasiswa, Muhammad Habib Hidayatulloh dan Maharani Oryza Sativa, fokus kepada kondisi Kesehatan dan program UKS di SLB Autis Riverkids Malang. Total ada dua kegiatan dengan sasaran yang berbeda.
Kegiatan pertama yang dilaksanakan adalah Pelatihan Penanganan Kegawatdaruratan pada Masalah Medis Anak Autis di Rumah pada tanggal 12 Juli 2023 dengan sasaran wali murid SLB Autis Riverkids Malang. Pada kegiatan kali ini, narasumber yang didatangkan adalah dr. Mohammad Reza Riandinata, M.Biomed.

Kegiatan ini dihadiri oleh 32 orang wali murid yang sangat antusias dalam menyimak materi. Materi yang disampaikan antara lain bagaimana cara mengatasi anak yang mengalami sesak napas, masalah pencernaan, demam dan kejang, serta luka.
Di sini dr. Reza bersama dengan mahasiswa Fakultas Kedokteran UIN Malang, Habib Hidayatullah, memperagakan cara-cara yang harus dilakukan dalam mengatasi masalah-masalah tersebut.

Setelah materi disampaikan, wali murid antusias dalam bertanya kasus sehari-hari yang terjadi pada anak-anak mereka. Di antaranya yang sering terjadi adalah kejang secara tiba-tiba tanpa didahului dengan demam, luka akibat benturan dan benda tajam, dan luka bakar ringan.
Selain itu mereka juga bertanya tentang mitos-mitos penanganan kecelakaan ringan yang sering terjadi di masyarakat, misalnya terjadi perdebatan kalau demam dikompres dengan air hangat atau dingin, mana yang benar?
Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama 2 jam. Banyak wali murid yang menyayangkan singkatnya kegiatan tersebut karena materinya menarik dan masih banyak yang ingin ditanyakan. Mereka pun meminta untuk dilaksanakan kegiatan serupa di lain waktu.

Kegiatan kedua adalah Sosialisasi Standar UKS untuk Sekolah pada tanggal 13 Juli 2023 dengan sasaran guru-guru di SLB Autis Riverkids. Narasumber pada kegiatan ini adalah Agus Irianto dari Seketariat Tetap Tim Pembina UKS Provinsi Jawa Timur.
Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada guru-guru SLB Autis Riverkids tentang standar minimal program UKS pada sekolah. Materi yang disampaikan antara lain kondisi kesehatan usia sekolah dan remaja, sasaran UKS, Peraturan UKS, persyaratan UKS, trias UKS, struktur organisasi UKS, ruang UKS, dan kegiatan kader UKS.

Kegiatan ini membuka mata guru-guru SLB Autis Riverkids Malang tentang pentingnya UKS di sekolah dan diharapkan setelah kegiatan ini program UKS akan segera berjalan dengan baik sampai memenuhi standar minimal.













