MALANG ART CARNIVAL DI MUSEUM BRAWIJAYA SUGUHKAN BUDAYA DAN KULINER HITS

SIARINDOMEDIA – Festival seni dan budaya kembali menggema di Kota Malang lewat gelaran Malang Art Carnival.

Acara ini berlangsung di Museum Brawijaya, selama dua hari, mulai 17 hingga 18 Juli 2025.

Sebanyak 300 seniman lokal dari berbagai kelurahan di Kota Malang turut terlibat dalam acara ini. Mereka menampilkan beragam seni tradisional khas Malang termasuk Bantengan.

Kegiatan ini lahir dari keresahan para seniman lokal yang merasa minim ruang ekspresi. Namun, akhirnya acara inu berhasil ditampilan dengan meriah dan sebagai bentuk pameran budaya.

Museum Brawijaya pun ramai oleh antusiasme pengunjung dari berbagai usia. Tiap penampilan dipenuhi oleh penonton yang berdiri memenuhi sisi area pertunjukkan.

Tak hanya karya seni, Malang Art Carnival juga menyajikan kuliner yang menggoda selera.

MALANG ART CARNIVAL DI MUSEUM BRAWIJAYA SUGUHKAN BUDAYA DAN KULINER HITS
Jejeran stand makanan di Malang Art Carnival (Fitria Nurul Iman)

Terdapat berbagai stand makanan yang menjual camilan dan makanan berat dari lokal hingga kekinian. Pengunjung bisa menikmati tempe mendoan hangat, tahu petis, hingga jajanan bakso khas Malang.

Bagi pencinta makanan modern, ada dimsum mentai, takoyaki, hingga makanan korea kekinian. Harga makanan pun tergolong ramah kantong, cocok untuk pengunjung dari kalangan pelajar hingga keluarga.

Area kuliner juga dilengkapi tempat duduk santai untuk makan.

Tak hanya kuliner, tersedia pula thrift shop yang menjual baju bekas berkualitas dan stylish.

MALANG ART CARNIVAL DI MUSEUM BRAWIJAYA SUGUHKAN BUDAYA DAN KULINER HITS
Thrift shop yang berada di antara stand makanan (Fitria Nurul Iman)

Acara ini berhasil menyatukan seni dan kuliner menjadi satu pengalaman yang layak dikenang. Festival ini menjadi bukti bahwa ruang seni bisa hidup berdampingan dengan kreativitas kuliner lokal.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *