PACU JALUR JADI AJANG AURA FARMING BERKAT BOCAH 11 TAHUN RAYYAN ARKAN DHIKA.

SIARINDOMEDIA – Tradisi budaya Pacu Jalur dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kini menjadi perbincangan hangat di media sosial internasional, terutama TikTok.

Sejak awal Juli 2025, tren video Pacu Jalur yang memperlihatkan semangat dan aksi energik penari cilik bernama Rayyan Arkan Dhika (11 tahun) viral di platform tersebut. Bahkan videonya berhasil menembus FYP TikTok di luar negeri.

Rayyan, yang tampil dalam lomba Pacu Jalur dengan ekspresi dan gerakan penuh semangat, dinilai netizen Gen Z menghadirkan “aura keren”. Istilah viral lainnnya yaitu aura farming.

Aksi Rayyan ini memicu gelombang tren global bertajuk #Indonesian Boat Race Aura Farming yang ramai digunakan sebagai tagar di TikTok. Fenomena ini membuat budaya lokal Riau dikenal luas oleh dunia.

Salah satu momen paling mencolok adalah ketika Travis Michael Kelce, pemain football profesional asal Amerika Serikat, mengunggah video TikTok-nya mengikuti gaya tarian Rayyan.

Video tersebut disukai oleh lebih dari 1,2 juta akun dan ditonton hingga 14,8 juta kali. Tak hanya itu, lagu latar video Rayyan berjudul Young, Black, and Rich yang dinyanyikan oleh Melly Mike ikut terangkat popularitasnya.

PACU JALUR JADI AJANG AURA FARMING BERKAT BOCAH 11 TAHUN RAYYAN ARKAN DHIKA.
Travis Michael Kelce pemain football amerika memparodikan gerakan rayyan arkan (tiktok traviskelce ).  Penyanyi asli lagu yang lagu nya di gunakan pada video pacu jalur (ig @melly_mike)

Menanggapi viralnya lagunya, Melly Mike melalui akun Instagram @melly_mike menyatakan akan menghadiri Festival Pacu Jalur pada 20–24 Agustus 2025 di Riau. Ia bahkan berencana tampil secara langsung membawakan lagu tersebut sebagai bentuk terima kasih.

Pemerintah daerah berikan respon positif

Pemerintah daerah Kuansing turut merespons positif fenomena ini. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuantan Singingi, Drs. Azhar MM, CPM menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian budaya lokal tersebut.

Dalam wawancaranya di acara Brownis Trans TV pada 10 Juli 2025, ia mengungkapkan rasa syukurnya karena Pacu Jalur berhasil membawa nama baik daerah hingga ke kancah internasional.

“Saya sendiri merasa senang dan bangga sekali dengan viralnya Pacu Jalur ini di dunia. Bahkan, ini dapat memunculkan rasa ingin tahu: di mana sih Kabupaten Kuantan Singingi asal pacu jalur itu?” ujar Azhar.

Fenomena ini menjadi bukti bahwa budaya lokal dapat mencuri perhatian dunia. Terutama jika dikemas dengan autentik dan melibatkan generasi muda seperti Rayyan.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *