TREND “MALANG AT 2 AM”, FENOMENA MALAM HARI KOTA MALANG DI KALANGAN ANAK MUDA

SIARINDOMEDIA – Fenomena baru muncul dan menjadi sorotan di media sosial tiktok lewat konten “Malang at 2 am.”

Tren ini memperlihatkan anak-anak muda Malang yang keluar dini hari untuk melakukan foto sinematik di pemberhentian lampu merah.

Kebanyakan dilakukan oleh laki-laki. Mereka berkumpul di kawasan lampu merah Cyber Mall, Dieng, Kota Malang sebagai spot foto.

Lalu apa yang mereka lakukan? Mereka berfoto dengan berbagai gaya unik. Ada yang tidur dengan kasur, membawa truk mainan, dan kebanyakan berfoto dengan sepeda motornya.

TREND “MALANG AT 2 AM,” FENOMENA MALAM HARI KOTA MALANG DI KALANGAN ANAK MUDA
(Sumber: Tiktok@/ghozghozghoz0)

Bermula dari unggahan video akun tiktok @/fzfdllxy_ yang memperlihatkan seorang pemuda berlari ke tengah jalan sambil membawa kasur.

Lalu dengan cepat ia mengabadikan momen sebelum ada kendaraan yang melintas. Video tersebut mendapat views sebanyak 2.2M.

Suasana jalanan yang nampak sepi dengan hiasan lampu kota yang redup, dan hawa dingin dini hari memberi nuansa dramatis padahasil foto.

Viralnya ide unik

Tak butuh waktu lama, ide unik itu seketika menjadi viral dan memicu kalangan pemuda lainnya ikut mencoba alias fomo.

Banyak pemuda-pemuda berkumpul dan mengantri di tepi jalan untuk mendapatkan sebuah foto yang epik.

Mereka yang tidak dapat pergi ke Cyber Mall tentu tak mau kalah dan membuat tren serupa di daerah masing-masing.

TREND “MALANG AT 2 AM,” FENOMENA MALAM HARI KOTA MALANG DI KALANGAN ANAK MUDA
Trend yang diabadikan di jalan tol Karangploso, Singosari, Kabupaten Malang (Sumber: Tiktok@/syrfyo_)

Seperti yang terjadi di lampu merah jalan tol Karangploso, Singosari, Kabupaten Malang, Bululawang dan Selorejo.

Banyak netizen menanggapi tren ini sebagai hiburan semata. Mereka banyak memberikan komentar-komentar lucu seperti,

“Malang at 2am isine wong unik kabeh,” (Malang at 2am isinya orang unik semua).

“lucu bgt yg bawa truk molen,” “namanya juga anak-anak,”

“foto ndek kono soale lampu merah e paling suwe,” (foto disitu soalnya lampu merahnya paling lama) dan banyak lagi.

Namun, ada pula netizen yang merasa heran dan bingung dengan tren ini.
“acara apasih ini”, “fungsi? cek opo?” (fungsi? biar apa?).

Meskipun begitu, kegiatan ini perlu diimbangi dengan kesadaran akan keselamatan dan ketertiban.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *