SIARINDOMEDIA.COM – Dusun Tebelo, yang terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, memiliki potensi besar dalam sektor perikanan berkat melimpahnya sumber daya air. Namun, hingga kini, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal.
Perikanan di dusun ini dimulai pada tahun 1998, ketika sekelompok pemuda mendirikan kelompok perikanan dengan fokus pada pembenihan ikan mas (tombro).
Berkat kerja sama dengan Universitas Brawijaya Malang, mereka berhasil membudidayakan ikan secara tradisional dengan sistem mina padi.
Hasilnya, benih ikan mas dari Dusun Tebelo diminati oleh pembeli dari berbagai daerah, seperti Batu, Turen, Dampit, Sengkaling, dan Kepanjen.
Saat ini, masyarakat Dusun Tebelo masih berfokus pada budidaya ikan konsumsi, seperti lele dan nila, serta ikan hias, seperti koi.
Namun, potensi lain, seperti sistem karamba dan mina padi, masih belum tergarap secara optimal akibat keterbatasan modal dan akses pasar.
Terdapat 31 kolam yang dapat dimanfaatkan untuk budidaya ikan, tetapi hanya sebagian kecil yang digunakan secara maksimal.
Selain itu, sungai kecil di dusun ini juga berpotensi dikembangkan untuk budidaya karamba guna meningkatkan produksi ikan.

Harapan untuk Kebangkitan Budidaya Ikan
Ketua kelompok budidaya ikan setempat, Imam, menyatakan bahwa program ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kembali perekonomian masyarakat.
“Kami berharap, dengan penebaran benih ikan ini, kelompok budidaya yang sempat berhenti dapat aktif kembali. Aliran irigasi dari sumber Umbul ini sangat mendukung keberlanjutan usaha budidaya ikan di dusun kami,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara warga dan kelompok budidaya menjadi kunci dalam membangkitkan kembali sektor perikanan di Dusun Tebelo.
“Dengan sinergi antarwarga dan kelompok budidaya, kami optimis bisa mengembalikan kejayaan budidaya ikan di Dusun Tebelo. Selain itu, ini juga membuka peluang bagi generasi muda untuk terlibat,” tambahnya.
Diperlukan kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait untuk mengembangkan potensi perikanan secara lebih serius.
Dengan dukungan modal, akses benih, serta pemasaran yang lebih luas, sektor ini dapat menjadi sumber pendapatan utama yang berkelanjutan bagi warga setempat.













