SIARINDOMEDIA.COM- Khoirun Nisa remaja usia 19 tahun yang sukses membuktikan bahwa usia muda bukan menjadi halangan untuk meraih kesuksesan
Kesuksesan memang sangat sulit diraih karena dibutuhkan usaha, kerja keras, dan sikap pantang menyerah. Siapa saja di dunia ini pasti ingin menjadi orang sukses, karena kehidupan yang sukses biasanya dibarengi dengan kesuksesan finansial.
Awalnya, Nisa tidak tertarik dengan berdagang. Namun, berjalannya waktu, dia terkena musibah. Ibunya mengalami kecelakaan dengan kondisi patah tulang selama kurang lebih tiga bulan. Nisa pun mulai berjualan di depan SMP IT Asyadzili, yang berlokasi di Jl. PA Hajjah Khodijah No. 99 B, Sumber Pasir, Kecamatan Pakis.
“Dulu, aku terpaksa berhenti sekolah karena kondisi ekonomi keluargaku menurun setelah ibuku jatuh sakit. Aku akhirnya terjun ke dunia perdagangan, dan pendidikanku terpaksa kutunda. Sebenarnya, aku punya keinginan untuk kuliah, tapi aku lebih memilih fokus mengembangkan usaha supaya kehidupan keluargaku lebih baik. Jadi, keinginanku untuk kuliah sudah aku kubur,” ujar Nisa.
Satu bulan setelah ibunya mengalami kecelakaan, perekonomian keluarga Nisa mulai menurun, dan dia memiliki tekad untuk membuka usaha kecil-kecilan demi membantu perekonomian keluarganya.
Nisa berjualan es teh yang dijual seharga Rp 1.000, dan pendapatan pertama kali hanya Rp 100.000. Seiring perkembangan usahanya, pendapatannya bisa mencapai kurang lebih Rp 500.000.

Selain itu, Nisa juga berjualan corndog dan acigor, hingga mampu membuka tiga cabang usaha acigor. Awalnya, omzet dari usahanya tidak seberapa, kini bisa mencapai hingga Rp 1,5 juta lebih dari penghasilan tiga cabang tersebut.
“Harapan saya agar dagangan saya semakin laris dan bisa membuka lebih banyak cabang. Saat ini, yang sudah berjalan dengan baik ada lima cabang. Rencananya, saya ingin membuka sepuluh cabang, tapi semuanya masih pelan-pelan dalam proses,” tambahnya.
Remaja ini sudah merintis usahanya selama kurang lebih dua tahun, dan kini dia bersiap untuk membuka cabang keempat dan kelimanya di daerah yang berbeda-beda.














