SIARINDOMEDIA.COM – Insiden nahas mengguncang dunia politik Maluku Utara. Calon Gubernur Maluku Utara, Benny Laos menghembuskan napas terakhir akibat ledakan dahsyat yang melanda speedboat yang ditumpanginya di Pelabuhan Bobong, Pulau Taliabu.
Kepergian sosok yang tengah bersaing memperebutkan kursi kepemimpinan provinsi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, pendukung, dan masyarakat Maluku Utara.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, peristiwa nahas ini bermula saat speedboat Bella 7 saat melakukan pengisian bahan bakar. Tanpa diduga, sebuah ledakan keras mengguncang kapal hingga terbakar hebat.
Api dengan cepat melahap seluruh bagian kapal yang terbuat dari material fiber, membuat upaya penyelamatan menjadi semakin sulit. Sejumlah kru dan penumpang, termasuk Benny Laos, terjebak di dalam kapal yang tengah dilalap si jago merah.
Upaya penyelamatan dilakukan oleh warga sekitar dan tim SAR yang tiba di lokasi kejadian. Namun, kondisi cuaca yang buruk dan minimnya peralatan pemadam kebakaran membuat proses evakuasi menjadi terhambat.
Korban mengalami luka bakar serius, patah tulang, dan kesulitan bernapas akibat menghirup asap tebal. Benny Laos, yang mengalami luka yang cukup parah, sempat dilarikan ke RSUD Bobong untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.20 WIT.
Kepergian Benny Laos menyisakan duka mendalam bagi seluruh pihak terutama keluarga yang ditinggalkan. Selain Benny, beberapa orang lainnya juga menjadi korban dalam peristiwa ini.
Insiden ini menjadi sorotan publik dan memunculkan berbagai pertanyaan terkait keamanan pelayaran dan pengawasan terhadap kapal-kapal yang beroperasi di wilayah tersebut. Pihak berwenang pun langsung melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya ledakan tersebut.















