TANGGAPAN MASYARAKAT: DUKUNGAN DAN HARAPAN
Ngatmini, salah seorang warga, menyatakan dukungannya kepada Dimyati karena pengalaman Abah Anton sebelumnya sebagai pemimpin yang dirasakan positif oleh masyarakat.
“Saya memilih Abah Anton karena dulu beliau sudah pernah menjadi pemimpin, dan kami ingin beliau memimpin lagi,” kata Ngatmini.
Sementara Eko, warga lainnya, meminta perhatian khusus pada masalah pengangguran di Bumiayu, di mana banyak warga yang masih belum memiliki pekerjaan.
“Harapan kami adalah diberi kesempatan kerja. Di sini juga butuh kursi untuk keperluan acara,” ungkap Eko.
Dalam merespon semua aspirasi, Dimyati memastikan masukan-masukan tersebut akan diprioritaskan dalam program-program ke depan. Namun, dia juga menegaskan sebagai calon, ada batasan dalam hal menjanjikan sesuatu karena aturan dari Bawaslu.
“Kita tidak boleh menjanjikan secara spesifik, tapi Anda sudah tahu gaya kepemimpinan Abah Anton. Insya Allah, kita akan melakukan sesuatu,” pungkas Dimyati.
Dialog untuk Malang Maju Bermartabat
Dialog yang berlangsung pada malam itu menjadi kesempatan berharga bagi Dimyati untuk mendengar langsung keinginan dan kebutuhan masyarakat. Dengan dukungan penuh dari warga dan berbagai elemen, dia yakin Malang bisa menjadi kota yang lebih maju, bermartabat, dan peduli pada semua kalangan.
“Semoga niat baik kami bisa terwujud, dan Malang akan menjadi kota yang luar biasa,” tutup Dimyati penuh optimisme. (*)












