PROGRAM BKB DI PAUD SPS MANALAGI 02: MEMPERSIAPKAN ANAK USIA DINI UNTUK MASA DEPAN

SIARINDOMEDIA.COM – PAUD SPS Manalagi 02, terdapat program Bina Keluarga Balita (BKB) yang dirancang untuk anak usia 2-3 tahun. Program ini merupakan bagian dari kerjasama antara PAUD dengan posyandu balita di Desa Tegalsari, Sumbergondo, Kota Batu, yang bertujuan untuk memperkenalkan anak-anak pada lingkungan sosial dan membangun kemandirian mereka.

May Rita Dwi Ratnaning Tyas, A.Ma., seorang guru PAUD di SPS Manalagi 02, menjelaskan bahwa program BKB bukanlah kegiatan formal belajar mengajar seperti di PAUD, melainkan lebih kepada pengenalan lingkungan dan interaksi sosial anak melalui bermain sambil belajar.

“Anak-anak di usia 2-3 tahun masih dalam tahap bermain, jadi kami tidak memberikan pembelajaran formal, tetapi fokus pada kemandirian dan interaksi sosial,” jelasnya.

Program ini diadakan secara gratis dan rutin setiap tahunnya, dengan tujuan untuk memberikan anak-anak kesempatan untuk berinteraksi dengan teman sebaya dan mengurangi ketergantungan pada gadget.

[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2024/09/03/ivonie-gunawan-remaja-berusia-22-tahun-jadi-guru-tetap-di-banyuwangi/”]

Rita juga menekankan pentingnya masa pengenalan lingkungan bagi anak-anak, terutama di era digital ini, di mana banyak anak cenderung terikat dengan perangkat elektronik.

“Anak-anak sekarang banyak yang ketergantungan dengan HP. Di BKB, kami memberikan pembelajaran yang memfokuskan anak pada interaksi dengan dunia luar, sehingga mereka bisa lebih aktif dan tidak terus-menerus terpaku pada gadget,” katanya.

Meskipun program BKB berbeda dengan PAUD yang memberikan pengajaran seperti pengenalan huruf dan angka, kedua program ini berlangsung di tempat yang sama dan dimulai dengan kegiatan bersama seperti senam dan doa. Setelah itu, anak-anak BKB dan PAUD dipisahkan untuk mengikuti kegiatan yang sesuai dengan usia dan kebutuhan mereka.

KECERIAAN ANAK-ANAK. Menyanyi dan bermain untuk melatih keberanian anak agar tidak merasa malu. Foto: Putri Ayu.

Rita berharap agar program BKB ini dapat terus berjalan dan membantu para orang tua, terutama ibu-ibu muda, untuk lebih memahami pentingnya pendidikan anak usia dini.

“Harapan saya, program ini dapat memperluas wawasan para orang tua, sehingga anak-anak bisa terlepas dari ketergantungan pada gadget dan lebih siap menghadapi dunia luar,” tambahnya.

Program BKB telah aktif selama tiga tahun terakhir, meskipun sebelumnya juga sudah ada tetapi tidak seaktif saat ini. Di desa lain, program BKB mungkin juga ada, namun Rita mengakui belum mengetahui pasti apakah program tersebut berjalan dengan baik di tempat-tempat lain.

Dengan adanya program ini, PAUD SPS Manalagi 02 berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anak usia dini, mempersiapkan mereka dengan kemandirian dan kemampuan sosial yang akan berguna di jenjang pendidikan berikutnya.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Authors

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *