PAMERAN SAINS UMI (UNIVERSUM.MENSCH.INTELLIGENZ) DI MALANG, PIKAT MINAT PELAJAR DAN MASYARAKAT

SIARINDOMEDIA.COM – Pameran sains bertajuk ‘UMI (Universum.Mensch.Intelligenz)’ yang diselenggarakan oleh Goethe-Institut Indonesia dan Universitas Negeri Malang (Departemen Sastra Jerman) menjadi magnet bagi pengunjung di Malang.

Acara ini berlangsung dari tanggal 15 Agustus hingga 20 September 2024 di Malang Creative Center (MCC), dengan menghadirkan lima tema utama: ‘Alam Semesta (Universum), Antroposen, Otak (Das Gehirn), Kecerdasan Buatan (KI/AI), dan Sejarah Manusia’.

Salah satu volunteer dari pameran, Erin, berbagi pandangannya tentang bagaimana pameran ini memberikan kesempatan kepada para relawan untuk menjadi pemandu bagi pengunjung.

“Kami bertugas menjelaskan pameran ini kepada masyarakat awam, bukan menggunakan bahasa ilmiah yang rumit, tapi supaya orang-orang dari segala kalangan bisa memahami dan tertarik dengan apa yang dipamerkan,” ungkapnya.

Bagi Erin, pameran seperti ini sangat penting, terutama karena memberikan banyak pembelajaran kepada para pemandu.

“Aku pribadi mendapatkan banyak ilmu, misalnya tentang Antroposen yang menunjukkan bagaimana kehidupan di bumi dipengaruhi oleh manusia. Ini membuka wawasan tentang dampak besar manusia pada lingkungan, baik positif maupun negatif, dan juga tentang AI yang terus berkembang pesat,” tambahnya.

Pameran UMI ini juga tak hanya menarik bagi pelajar dan akademisi, tetapi juga masyarakat umum. Banyak sekolah dan universitas di sekitar Malang mengirimkan siswanya untuk berkunjung.

[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2024/08/30/mahasiswi-universitas-negeri-malang-raih-prestasi-gemilang-serta-berbagi-rahasia-kesuksesannya/”]

Erin menyebutkan bahwa SMA Negeri 1 Lawang telah mengirimkan hampir 100 siswa untuk mengunjungi pameran ini, dan beberapa sekolah serta universitas lain seperti Universitas Kepanjen dan Universitas Negeri Malang juga dijadwalkan berkunjung.

“Ada banyak siswa SMA yang datang, tapi yang paling mengejutkan, anak-anak SD juga ikut datang dan mereka tampak antusias. Bahkan banyak juga orang tua dan penggiat lingkungan yang belajar dari pameran ini,” ujarnya.

Pameran ini mampu menarik berbagai kalangan usia, termasuk anak-anak hingga orang dewasa yang tertarik dengan ilmu pengetahuan.

Aldi, salah satu pengunjung dari Universitas Negeri Malang, mengungkapkan kesan positifnya terhadap pameran ini.

“Yang paling menarik buat saya adalah instalasi yang melambangkan perasaan cinta, dengan lingkaran lampu yang menggambarkan emosi. Selain itu, saya juga terkesan dengan bagian tentang plastik dan zat kimia yang susah terurai, jadi kita tahu bahwa sampah plastik punya dampak jangka panjang terhadap lingkungan,” jelasnya.

HEBAT DAN PANDAI. Salah satu volunteer yang menjelaskan tentang pameran yang ada di MCC. Foto: Putri Ayu.

Aldi juga menyebut bahwa ia sangat tertarik dengan bagian tata surya yang ditampilkan dalam pameran. “Saya suka langit dan tata surya, jadi bagian itu benar-benar menarik perhatian saya,” tambahnya.

Dalam hal penyampaian materi, Erin menjelaskan bahwa meskipun pameran ini disajikan dalam bahasa Jerman dan Indonesia, para pemandu selalu siap membantu pengunjung memahami konten yang disajikan.

“Untuk pengunjung yang tidak fasih berbahasa Jerman, penjelasan dalam bahasa Indonesia mudah dipahami,” tambahnya.

Pameran UMI ini, yang diperpanjang hingga 20 September karena tingginya minat dari masyarakat dan sekolah, diharapkan bisa memberikan wawasan baru dan meningkatkan kesadaran tentang perkembangan sains.

Erin berharap pameran ini bisa terus berlanjut di kota-kota lain di Indonesia, sehingga penelitian-penelitian dari Jerman yang diperkenalkan di sini dapat dipelajari dan diterapkan di Indonesia.

“Harapannya, pameran ini bisa berlanjut di berbagai kota, sehingga masyarakat Indonesia bisa terus belajar dan memanfaatkan ilmu pengetahuan ini untuk kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Authors

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *