BUKA FESTIVAL OLAHRAGA FORKOT KE-1, PJ WAHYU HIDAYAT DORONG MASYARAKAT BUDAYAKAN OLAHRAGA

SIARINDOMEDIA.COM – Dalam upaya menuju masyarakat yang lebih sehat dan aktif, Pj Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat MM, secara resmi membuka Festival Olahraga Masyarakat Kota (FORKOT) ke-1 di GOR Ken Arok, Rabu (10/7/2024).

Wahyu Hidayat dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.

“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi penuh kegiatan ini. Semoga FORKOT pertama ini menjadi ajang persiapan menuju Festival Olahraga Masyarakat Daerah (FORDA) bahkan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS).” Ungkap Wahyu Hidayat.

“Tahun lalu, Kota Malang berhasil meraih peringkat kedua, tahun ini harus menjadi juara umum,” serunya dengan semangat.

Link Banner

Festival Olahraga FORKOT ke-1 ini bukan hanya menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memasyarakatkan olahraga, tetapi juga menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet baru yang akan dilatih dan dibina.

Dia juga menegaskan kegiatan ini selaras dengan program besar pemerintah untuk menuju Indonesia Emas 2045, yang menitikberatkan pada pendidikan, kebugaran, dan kesehatan sebagai prioritas utama.

“Temanya sangat bagus, menuju Indonesia Bugar 2045. Gelaran ini sebagai persiapan menyambut FORDA kedua November mendatang di Surabaya,” tambahnya.

Sambutan Pj Wali Kota Malang
INDONESIA BUGAR. Sambutan Pj Wali Kota Malang dalam pembukaan Festival Olahraga FORKOT ke-1 bertempat di Gor Ken Arok. Foto: Muhamad Rizqi

Dr. Hudiyono M.Si., selaku Ketua Umum Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Timur (Jatim), mengungkapkan total ada 27 Induk Organisasi Olahraga (INORGA) yang berpartisipasi dalam FORKOT ke-1 ini. Di tingkat provinsi, nantinya akan ada 37 INORGA yang turut berpartisipasi.

“KORMI Kota Malang harus mengejar selisihnya dan masih ada kesempatan. KORMI Kota Malang sangat luar biasa, baru dua tahun sudah menggelar FORKOT. Bahkan, menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Jawa Timur yang menggelarnya,” puji Hudiyono.

Menurutnya, Pemkot Malang sangat responsif dalam menjaga kebugaran masyarakatnya. Hudiyono bahkan menyebut Kota Malang telah menambah satu kriteria manusia unggul, yaitu bugar.

“Masyarakatnya bugar, olahraganya hidup dan UMKM terangkat. Bahkan juga memasukkan cabang olahraga budaya tradisional. Ada banyak pertandingan, luar biasa,” katanya.

Hudiyono berharap para peserta dapat mengajak pihak lain untuk peduli kesehatan, sehingga olahraga menjadi rutinitas bagi setiap orang.

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *