MP3I KUDUS: HADANG JUDI ONLINE DENGAN GERAKAN SANTRIPRENEURSHIP

SANTRIPRENEURSHIP

Ketiga, ajaran tradisi pesantren yang selalu menempatkan bab bersuci (Babut Thoharoh) pada bagian pertama dalam berbagai kitab Fiqih yang dipelajri para santri, perlu dihidupkan melalui pengembangan ekologi pesantren yang sehat, bersih dan mandiri bebas dari berbagai bentuk kekerasan. Dalam kemandirian pesantren inilah pesantren juga perlu mengembangkan inkubasi bisnis (santripreneurship) yang halalan thoyyiban agar terbebas dari judi-online yang meresahkan generasi bangsa akhir-akhir ini.

Semua itu perlu dilakukan secara kolaboratif dengan berbagai pihak (stake holder) menuju kehudupan Islam yang ramah dalam dalam keluarga, pesantren, masayarakat dan dalam berbangsa. Maka MP3I Kudus siap berkolaborasi berjuang bersama dalam membangun peradaban bangsa yang santun, toleran dan mandiri, peradaban khas santri dan pesantren.

Rapat konsolidasi diakhiri dengan suguhan terong gosong dan pernik-pernik khas masjidil kharim d iakhir doa bersama tabarukan purna haji dari tuan rumah KH Ahmad Bahrudin.

Pertemuan konsolidatif ini sekaligus mengukuhkan Sekretariat MPC MP3I Kudus di Pesantren Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin, Bendan Kudus, pondok bersejarah peninggalan penggerak dan pendiri NU, KHR. Asnawi Kudus.

Jagongan komunikatif penuh keakraban ini tak terasa larut malam hingga menjelang dini hari yang akan terus ditindaklanjuti secara berkesinambungan. (*)

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *