DIRUMORKAN BERPASANGAN DENGAN KAESANG PANGAREP DI PILGUB JAKARTA, INI JAWABAN ANIES BASWEDAN

SIARINDOMEDIA.COM – Anies Baswedan akhirnya menjawab soal isu berpasangan dengan Kaesang Pangarep di Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jakarta.

Terlihat dari sebuah video yang diunggah oleh @Mdy_Asmara1701 di X, mantan Gubernur DKI Jakarta itu nampak diberi pertanyaan oleh para pewarta terkait peluang maju bersama anak bungsu Presiden Joko Widodo.

“Jawaban Pak Anies soal isu akan diduetkan dengan Kaesang di Pilgub Jakarta. Gimana? Gimana?” cuit akun tersebut.

Dalam keterangannya, Anies mengaku tak ingin memikirkan siapa yang akan mendampinginya dalam mencalonkan diri menjadi kepala daerah. Lantaran dia menilai ada susunan yang harus lebih dulu dipenuhi.

Link Banner

“Sekarang ini kita memikirkan bagaimana PKB tidak sendirian, tetapi bersama-sama dengan partai yang lain. Karena tidak mungkin bisa mengusung sendirian, bukan? Jadi urutannya itu dulu. Setelah itu sudah selesai, baru kita berbicara tentang pasangannya,” tutur Anies.


Narasi duet Anies Baswedan-Kaesang Pangarep sebelumnya disampaikan oleh Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas saat jumpa pers.

Ilyas mengaku pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dipimpin Kaesang.

“Kami terbuka dengan siapapun, termasuk Mas Kaesang memang mau mencalonkan wakil gubernur DKI untuk mendampingi Anies Baswedan,” ungkapnya.

Meski mengaku sudah berkomunikasi dengan sejumlah partai politik untuk membentuk koalisi di Pilkada DKI Jakarta November mendatang, dia terang-terangan mengungkap belum berbicara dengan PDIP.

Kendati demikian, pakar ilmu politik Universitas Indonesia Cecep Hidayat menyebut ada kemungkinan PDIP memberi dukungan terhadap pencalonan Anies. Tak hanya PKS, tetapi PKS juga menurutnya tertarik mengusung Anies yang memiliki popularitas maupun rekam jejak.

“Iya, dimungkinkan terjadi. Apalagi kemudian kedua elite sudah lempar wacana, ya. Baik Puan (Ketua DPP PDIP Puan Maharani) maupun dari pihak Anies sendiri itu saling terlihat tidak berseberangan,” kata Cecep.

Mengingat saat ini partai terbesar di DPRD Jakarta adalah PKS, PDIP, serta Gerindra, maka besar peluang Anies Baswedan untuk memenangkan Pillgub apabila dua dari tiga partai tersebut berkoalisi.

“Akan tetapi, di luar itu semua, ya, kalau benar itu terjadi, itu menandakan sebenarnya  tidak ada lagi partai basis ideologinya relatif kuat di Indonesia. Kan selama ini PDIP sendiri terlihat amat jauh, anti-Anies gitu ya,” sambungnya.

Diketahui bahwa Anies Baswedan merupakan satu-satunya calon yang akan diusung oleh PKB sebagai bakal calon gubernur (bacagub) dalam Pilkada DKI Jakarta.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *