SIARINDOMEDIA.COM – Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Prabowo Subianto membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-3 Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdhatul Ulama (PP ISNU) di Sekolah Tinggal Agama Islam (STAI) Al-Hikam Malang, Sabtu (18/11/2023).
Mukernas PP ISNU ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa hingga Rektor Universitas Islam Malang (Unisma), Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.
Rombongan Menhan RI tiba di lokasi sekitar pukul 14:20 WIB. Kemudian Ketum partai Gerindra tersebut dijamu oleh jajaran pengasuh Ma’had Aly Al-Hikam di ndalem pengasuh.
Selang beberapa menit kemudian, Menhan Prabowo menuju kampus STAI Al-Hikam Malang untuk memberi sambutan dalam agenda Mukernas ketiga PP ISNU.
“Kalau kita pelajari, Bapak-bapak sekalian. Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama. Sarjana-sarjana adalah orang-orang terpilih. Sarjana adalah orang yang cendekia. Sarjana adalah orang yang lebih mengerti dari pada mereka yang tidak sarjana,” ujar Prabowo dalam sambutannya.
“Maka dari itu, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan pada para sarjana Nahdlatul Ulama bahwa sudah saatnya kita mengkaji keadaan bangsa kita seluruhnya,” tambah Menhan RI tersebut.
Banyak hal yang disampaikan Capres nomer urut dua dalam kesempatan kali ini, khususnya terkait spirit persatuan dan kerukunan bangsa.
Di lain sisi, Ketua Umum PP ISNU, Prof. Dr. Ali Masykur Musa menyampaikan sejarah berdirinya ISNU sekaligus cerita spirit yang dibawa oleh KH. Hasyim Muzadi dalam mendirikan STAI Al-Hikam Malang yang mana dalam kesempatan ini menjadi tempat Mukernas ketiga PP ISNU.
Dalam pamungkasnya, Ali Masykur meminta kepada segenap pihak agar dapat memberi masukan agar dapat berkontribusi kepada bangsa dan negara.
“Mohon kiranya ISNU seluruh Indonesia diberi masukan, wejangan dan bagaimana membangun negara yang multikultur. Negara yang betul-betul menjaga toleransi,” ucap Ali Masykur.
“Dan mengedepankan humanisme sebagai prinsip yakni hubungan antar sesama di Repubik Indonesia. Hal ini sebagaimana yang diamanahkan, yang diberikan inspairing dari guru kita; Guru Bangsa, Bapak Toleransi, KH. Abdurrahman Wahid,” pungkas Ketum PP ISNU tersebut.
Setelah beberapa sambutan, Ketum PP ISNU didampingi Gubernur Jatim kemudian memasangkan pin ISNU di dada sebelah kanan Prabowo Subianto.

Selepas itu, Menhan RI tersebut beranjak dari lokasi acara untuk melanjutkan jadwal agenda lain dengan diiringi ratusan santri dan mahasiswa STAI Al-Hikam Malang.














