SIARINDOMEDIA.COM – Celine Dion mengejutkan publik dengan kembali tampil di depan umum setelah tiga setengah tahun menghilang. Meski saat ini masih berjuang melawan stiff-person syndrome yang dideritanya, Dion masih sempat memamerkan sedikit suara emasnya dalam acara pertandingan hoki antara Vegas Golden Knights dan Montreal Canadiens.
Dilansir People, Celine Dion memang terlihat hadir untuk menonton pertandingan hoki antara Vegas Golden Knights dan Montreal Canadiens akhir pekan kemarin. Chantal Machabée, Perwakilan Montreal Canadiens, juga telah mengkonfirmasi berita ini. Musisi dunia ini memang sempat drop di tahun lalu akibat penyakit stiff-person syndrome.
“Dia (Céline Dion) telah melalui banyak hal, dan melihatnya seperti ini, tersenyum, dan begitu bahagia, sungguh menakjubkan. Saya tahu dia mengalami hari-hari baik dan tidak begitu baik, tapi ini adalah hari yang sangat baik, dan itu menenangkan,” ucap Machabée.
Selama menonton acara olahraga ini, Celine Dion tampak mengobrol, tertawa, bahkan menyanyikan “beberapa nada” lagu di pertandingan hoki tersebut.
“Itu adalah momen yang luar biasa. Dia wanita yang luar biasa,” imbuh Machabée.
Sebelumnya, Celine Dion juga sempat terlihat mengunjungi ruang ganti Montreal Canadiens di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, pada 30 Oktober lalu. Dia menyambut tim hoki kampung halamannya dan menjabat tangan dengan anggota tim. Tak lupa dia mengabadikan momen dengan berfoto bersama putranya, René-Charles serta si kembar Eddy dan Nelson.
Setelah itu, Machabée mengunggah fotonya dengan sang penyanyi dan tim Montreal Canadiens melalui akun Instagram.
“Kami mendapat kunjungan yang indah di pertandingan di Vegas kemarin. Terima kasih @celinedion atas kemurahan hati Anda. Seluruh tim sangat senang bertemu Anda dan keluarga Anda,” tulis Machabée dalam caption berbahasa Prancis.
Kondisi kesehatan Dion memang sempat menurun di akhir tahun lalu, setelah penyanyi berusia 55 tahun itu mengaku didiagnosis menderita stiff-person syndrome, sebuah penyakit saraf langka yang tidak dapat disembuhkan.
Menurut Stiff Person Syndrome Foundation, penyakit ini dapat menyebabkan kejang otot, serta melemahkan dan mempengaruhi sistem saraf pusat khususnya otak dan sumsum tulang belakang.
Penyakit ini bisa menimbulkan kecacatan, tidak dapat menggunakan kursi roda atau tidak bisa tidur, tidak dapat bekerja dan merawat dirinya sendiri, dan menderita penyakit neurologis dengan ciri autoimun. Gejala yang ditimbulkan dari syndrome ini seperti hiperrigiditas, nyeri yang melemahkan, dan kecemasan kronis.
“Bahkan kejat otot yang sangat hebatnya dapat membuat sendi terkilir dan hingga mematahkan tulang”.
Dion pun melakukan semua pengobatan yang bisa dia lakukan. Akibat kondisi kesehatannya, Dion telah membatalkan jadwal konsernya hingga April 2024.
“Sangat menyedihkan bahwa dia harus membatalkan turnya, tetapi, dia menderita mobilitas dan masalah lain akibat penyakit yang mengganggu kehidupan sehari-harinya,” kata sumber itu di Bulan Mei lalu.
Sumber itu juga menambahkan bahwa Dion mengatakan pada dokter mengenai keinginannya untuk kembali bernyanyi.
“Dia belum menyerah sama sekali. Dia berharap semua masalah penyakit ini bisa dikendalikan sehingga dia bisa bernyanyi lagi,” tutupnya.













