TINGKATKAN RASA CINTA KEPADA RASULULLAH, PONPES SABILURROSYAD III RUTIN DIBA’AN SEMINGGU SEKALI

SIARINDOMEDIA.COM – Santri Sabilurrosyad III Malang mengadakan pembacaan Maulid Diba’ di aula ponpes, Kamis malam (2/2/2023). Kegiatan pembacaan maulid diba’ ini diadakan seminggu sekali, yaitu pada kamis malam. Kegiatan pembacaan maulid diba’ ini bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta santri kepada Nabi Muhammad SAW.

Walaupun didelar secara sederhana, namun semua santri Sabilurrosyad cukup khidmat dan antusias mengikuti kegiatan tersebut. Apalagi ketika pembacaan lagu-lagu sholawat, seperti ‘Ya Nabi Salam Alaika dan Ya Badrotim.

Kegiatan ini diawali dengan tawasul kepada para ulama dan kiai, lalu dilanjutkan dengan pembacaan sholawat nabi dan ditutup dengan do’a. Selain untuk menghidupkan tradisi kaum nahdliyin, pembacaan Maulid Diba’ yang dilaksanakan seminggu sekali ini juga bertujuan untuk dihaturkan kepada Nabi Muhammad.

Suasana pembacaan Maulid Diba
(Santri Sabilurrosyad khidmat membacakan sholawat nabi. Foto: Dina Surya Mega)

“Pembacaan Maulid Diba’ ini sebagai bentuk penghormatan kepada nabi, bentuk syukur, dan pujian kepada nabi karena beliau sudah berjuang menuntun kita dari zaman jahiliah menuju zaman yang terang benderang,” tutur Zuli, Sie Pendidikan Ponpes Sabilurrosyad III, Malang.

Zuli mengatakan, pembacaan Maulid Diba’ yang diadakan seminggu sekali ini bertujuan untuk memupuk rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW.

“Juga sebagai bentuk syukur karena kita sudah memiliki sosok baginda nabi yang begitu luar biasa, begitu mulianya yang mana mampu memberikan syafaat kepada umat-umatnya. Pembacaan diba’ juga merupakan salah satu sarana kita untuk memperoleh syafaat nabi,” terang Zuli.

Link Banner

Sie Pendidikan Ponpes Sabiluurosyad III ini menambahkan, dengan diadakannya pembacaan Maulid Diba’ seminggu sekali bisa melatih para santriwati untuk lebih terbiasa dan tidak kaget ketika nanti di masyarakat, karena biasanya anak-anak santri itu sebagai pionir bagi masyarakat.

“Dengan begitu, diadakan pembacaan Maulid diba’ di pondok pesantren itu untuk melatih Mbak-Mbak agar bisa mengamalkannya di masyarakat,” pungkasnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *