MENELADANI SPIRIT KH. HASYIM MUZADI, STAIMA AL-HIKAM MALANG TEGUHKAN MAHASISWA SEBAGAI GENERASI PENJAGA EMPAT PILAR KEBANGSAAN

SIARINDOMEDIA.COM – Mengambil inspirasi dari semangat KH. Hasyim Muzadi, ratusan mahasiswa STAIMA Al-Hikam Malang meneguhkan diri sebagai generasi penerus penjaga empat pilar kebangsaan, Senin (13/10).

STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang sukses menggelar Seminar Kepesantrenan bertema “Membangun Karakter Santri Berbasis Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital.”

Acara tersebut dihadiri oleh civitas akademika STAIMA, pengurus Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang, serta seluruh mahasiswa dan mahasantri Al-Hikam Malang.

MENELADANI SPIRIT KH. HASYIM MUZADI, STAIMA AL-HIKAM MALANG TEGUHKAN MAHASISWA SEBAGAI GENERASI PENJAGA EMPAT PILAR KEBANGSAAN

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta Mars dan Hymne STAIMA Al-Hikam Malang yang menggema di aula utama kampus.

Meneladani Nilai Perjuangan KH. Hasyim Muzadi

Dalam sambutannya, Dr. Laily Abida, S.Psi., M.Psi., Psikolog., selaku Wakil Ketua I sekaligus Ketua Senat STAIMA, menegaskan bahwa STAIMA merupakan rumah bagi tumbuhnya nilai-nilai luhur kebangsaan yang diwariskan oleh pendirinya, KH. Ahmad Hasyim Muzadi.

MENELADANI SPIRIT KH. HASYIM MUZADI, STAIMA AL-HIKAM MALANG TEGUHKAN MAHASISWA SEBAGAI GENERASI PENJAGA EMPAT PILAR KEBANGSAAN

“STAIMA adalah kampus yang didirikan oleh KH. Ahmad Hasyim Muzadi dengan semangat menegakkan nilai-nilai Pancasila. Semangat hari ini adalah refleksi dari nilai-nilai perjuangan beliau bagi seluruh mahasiswa STAIMA,” ujar putri kelima KH. Hasyim Muzadi itu di hadapan sekitar 400 mahasiswa baru program S1 dan S2.

Dr. Laily menambahkan, kegiatan seminar ini bertujuan untuk meneladani figur, pemikiran, dan perilaku KH. Hasyim Muzadi dalam implementasi trilogi pesantren Al-Hikam Malang.

“Kami berharap seluruh mahasiswa dan santri STAIMA Al-Hikam terus menghidupkan cara pandang beliau, bersinergi dengan seluruh elemen di lingkungan STAIMA,” imbuhnya.

Santri sebagai Penjaga Moral Bangsa

Sesi pertama menghadirkan KH. Drs. Muhammad Nafi’, Pengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang, yang menyampaikan materi bertajuk “Santri, Empat Pilar dan Ketahanan Moral Bangsa di Era Globalisasi.”

Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa santri memiliki tiga cinta utama sebagai fondasi moral dan kebangsaan, yaitu cinta kepada Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), cinta kepada Nahdlatul Ulama, dan cinta kepada NKRI.

“Santri adalah penjaga moral bangsa. Di STAIMA, nilai-nilai kebangsaan tidak hanya diajarkan, tetapi juga dihidupi dalam setiap aspek kehidupan kampus,” tutur KH. Nafi’.

Santri Intelektual di Era Digital

Materi kedua disampaikan oleh Dr. M. Hasanuddin Wahid, M.Hum., Anggota MPR RI yang akrab disapa Cak Udin, dengan tema “Membangun Karakter Santri Berbasis Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital.”

MENELADANI SPIRIT KH. HASYIM MUZADI, STAIMA AL-HIKAM MALANG TEGUHKAN MAHASISWA SEBAGAI GENERASI PENJAGA EMPAT PILAR KEBANGSAAN

Dalam orasinya yang penuh semangat, Cak Udin mengingatkan pentingnya tanggung jawab moral bagi para santri mahasiswa.

“Menjadi santri sekaligus mahasiswa bukan sekadar status, tetapi sebuah kehormatan yang membawa nilai lebih dan tanggung jawab besar. Santri sejati tak pernah memiliki kata ‘bekas’. Sekali menjadi santri Al-Hikam, selamanya akan tetap menjadi santri Al-Hikam, mengabdi, berakhlak, dan meneguhkan cinta kepada NKRI,” tegasnya disambut tepuk tangan meriah peserta seminar.

Ia juga menambahkan rasa bangganya sebagai bagian dari komunitas santri intelektual STAIMA.

“Saya bangga menjadi santri mahasiswa. Jika kalian ingin kuliah dengan nilai dan jati diri, STAIMA Al-Hikam adalah pilihan yang tepat. Santri hebat, mahasiswa hebat!” pungkasnya.

Komitmen Melahirkan Generasi Penjaga Moral Bangsa

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh civitas akademika STAIMA Al-Hikam Malang yang menaungi berbagai program studi seperti Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Ekonomi Syariah (ES), dan S2 Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk terus meneguhkan diri sebagai kampus yang berakar pada tradisi pesantren dan berorientasi pada nilai-nilai kebangsaan.

MENELADANI SPIRIT KH. HASYIM MUZADI, STAIMA AL-HIKAM MALANG TEGUHKAN MAHASISWA SEBAGAI GENERASI PENJAGA EMPAT PILAR KEBANGSAAN

Dengan semangat empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, STAIMA Al-Hikam Malang berkomitmen melahirkan generasi santri yang tidak hanya cerdas dan religius, tetapi juga menjadi penjaga moral dan peradaban bangsa di tengah tantangan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *