MALANG DAMAI, TERIMA KASIH FKUB MAKOTA

SIARINDOMEDIA.COM – Gejolak sosial yang mewarnai negeri ini sempat membuat masyarakat ketir-ketir. Di sejumlah kota, dampak gejolak tersebut memicu demo besar-besaran yang berujung pada pembakaran dan perusakan gedung pemerintahan. Tak sedikit pula fasilitas umum yang hancur lebur.

Kekhawatiran serupa juga dirasakan warga Kota Malang. Mereka sempat cemas jika situasi itu merembet ke daerahnya. Apalagi santer beredar isu bahwa Kota Malang menjadi salah satu target pengacau untuk dijadikan sasaran perusakan.

Namun, ketika pembakaran gedung melanda Jakarta, Surabaya, Bandung, Makassar, dan Kediri, Kota Malang justru tetap aman. Memang sempat terjadi kericuhan saat demo, tetapi kerusakan hanya berskala kecil, seperti perusakan sejumlah pos polisi.

“Ini tidak lepas dari peran semua pihak, termasuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Malang yang aktif meredam umat,” puji Ali Mulyanto, Kepala Bakesbangpol Kota Malang, saat koordinasi FKUB di ruang Keuskupan Katedral Jalan Ijen, Senin (8/9).

Sehari sebelum demo besar digelar, para tokoh lintas agama yang tergabung dalam FKUB lebih dulu menggelar deklarasi damai di gedung MCC. Mereka sepakat saling menenangkan umat agar tidak terprovokasi dan ikut dalam aksi yang berpotensi ditunggangi pihak tak bertanggung jawab.

“Alhamdulillah, Kota Malang benar-benar damai. Tidak ada gejolak serius. Kami berterima kasih pada FKUB,” tandas mantan Camat Blimbing tersebut. (abm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *