SIARINDOMEDIA.COM – Rektor President University, Handa S. Abidin, Ph.D., mengumumkan rencana menambahkan mata kuliah berbasis permainan Roblox yang akan dilaksanakan mulai semester depan, tepatnya pada bulan September.
Kebijakan ini dinilai sebagai langkah institusional bertransformasi mengikuti kemajuan zaman dan teknologi digital.
Rencana ini disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadi beliau, dengan username @handaabidin.
Menurut Rektor Handa, pendidikan perlu menyesuaikan diri dengan dinamika zaman yang semakin digital.
Penetapan mata kuliah ini menjadi bagian dari upaya President University untuk membangun kurikulum yang relevan dengan ekonomi digital dan konstruksi budaya virtual saat ini.
Pendekatan Lintas Disiplin dalam Kurikulum Roblox
Dalam penjelasan singkatnya, mata kuliah Roblox dipastikan akan mencakup beragam disiplin ilmu.
“Nanti mahasiswa akan belajar bisnis model Roblox seperti apa, aspek sosial budaya, aspek fashion, hukum, etika, komunikasi hingga coding juga dipelajari,” ucap Handa melalui akun TikTok pribadinya.
Perkiraan kurikulum ini menunjukkan pendekatan lintas disiplin, menggabungkan teori dengan praktik langsung di lingkungan game yang populer.
Diharapkan pendekatan ini dapat meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi pasar kerja yang berbasis digital.
Selain itu mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam konteks nyata.

Insentif Robux dan Kolaborasi Alumni Internasional
Menariknya, menurut rektor, ada insentif khusus bagi mahasiswa yang meraih predikat nilai A di mata kuliah ini.
Mahasiswa berpredikat A akan menerima imbalan berupa Robux, mata uang dalam game Roblox.
Kebijakan insentif ini diklaim bertujuan meningkatkan motivasi belajar serta pemahaman konsep-konsep yang diajarkan secara lebih mendalam.
Handa menambahkan bahwa mata kuliah ini akan dibimbing oleh alumni terbaik President University.
Alumni tersebut juga merupakan lulusan dari Penn University, yang diharapkan dapat memberikan perspektif dunia nyata dan standar internasional dalam pembelajaran.
Kehadiran pembimbing alumni diharap dapat memperkaya pengalaman belajar serta mempererat hubungan kampus dengan jaringan lulusan berprestasi.
Rektor Handa menegaskan bahwa kolaborasi dengan alumni internasional adalah bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan di era digital, sekaligus memperkuat jejaring kampus dengan para lulusan yang berprestasi.














