SIARINDOMEDIA – Tren remaja yang membuat konten game Roblox kini kian meluas di platform YouTube dan TikTok. Mereka tak hanya sekadar bermain, tapi juga menyajikan alur narasi dan petualangan seru yang menghibur. Salah satu genre yang sedang hype adalah game mendaki gunung di Roblox.
Game seperti Tower, Indo Voice, atau Mount Everest Roleplay jadi bahan utama para konten kreator remaja. Mereka membuat video penuh aksi, ketegangan, dan kadang komedi saat gagal mencapai puncak. Dengan gaya narasi yang ekspresif, penonton merasa ikut mendaki bersama.
Banyak dari mereka melakukan siaran langsung selama 1 hingga 2 jam.
Dalam live itu, penonton bisa memberi tantangan seperti “naik tanpa jatuh sekali pun” atau “temani pendaki noob sampai puncak.” Interaksi real-time ini membuat konten terasa lebih hidup dan personal.
Remaja seperti Zekee (22), misalnya, rutin live di TikTok saat bermain Antartica Expecdition.

Ia memberi komentar kocak saat tokohnya terpeleset atau hampir jatuh dari tangga.
Dalam salah satu siaran, ia bahkan berhasil tembus puncak gunung bersama 500 lebuh penonton yang menonton secara langsung.
Tak hanya lucu, beberapa kreator juga membangun cerita imajinatif di balik petualangan mereka.
Ada yang berperan jadi tim SAR virtual, penjelajah ekstrem, hingga vlogger gunung. Mereka menggunakan fitur obrolan dan ekspresi avatar untuk memperkuat pengalaman naratif.
Selain live, konten dalam bentuk video pendek juga banyak bermunculan. Potongan momen jatuh dari ketinggian atau berhasil naik sampai akhir disertai musik dramatis sering viral di TikTok. Komentar-komentar ramai berisi pujian, tawa, atau ajakan untuk ikut main bareng.
Dampak positive fenomena ini terhadap kreativitas remaja
Para remaja ini juga makin sadar pentingnya kualitas konten. Mereka belajar edit video, menambahkan subtitle, efek suara, dan bahkan logo pribadi.
Beberapa dari mereka mulai dikenal di komunitas Roblox Indonesia karena gaya khasnya.
Kegiatan ini juga mendorong komunitas yang sehat di kalangan gamer muda.
Mereka saling sapa, bantu naik gunung bareng, dan berbagi tips untuk lewat rute sulit. Dari game virtual, muncul solidaritas dan kolaborasi yang nyata.
Meski terlihat sederhana, genre mendaki gunung di Roblox justru penuh nilai tantangan dan ketekunan. Kegigihan untuk mencapai puncak, gagal lalu coba lagi, menjadi pesan tersendiri dalam tiap video. Hal ini membuat kontennya relatable dan inspiratif.
Tren ini diprediksi akan terus bertahan karena sifat game-nya yang sederhana tapi seru.
Ditambah dengan potensi interaksi langsung lewat live streaming, remaja makin tertarik menjadikan Roblox sebagai panggung digital mereka.
Dari dunia virtual, mereka membangun audiens dan gaya hidup konten kreator yang aktif.















keren cik!
https://tachsya0.wordpress.com/wp-admin/post.php?post=203&action=edit