SIARINDOMEDIA – Di tengah keramaian kawasan Pasar Besar Malang, terdapat satu warung kaki lima yang selalu diserbu pembeli setiap siang: Sate Padang Bang Rony. Berlokasi di Jalan Ade Irma Suryani No. 5B, tepat di dekat perempatan Pasar Besar. Tempat ini telah jadi ikon kuliner khas Minang sejak lama.
Meskipun tampil sederhana, warung ini menyimpan rasa autentik yang sulit ditandingi.

Didirikan pada tahun 1998, warung sate padang ini telah bertahan lebih dari dua dekade. Nama Bang Rony pun tak asing lagi bagi para penggemar kuliner tradisional. Tidak sedikit pelanggannya yang mengaku sudah langganan sejak puluhan tahun lalu.
Sate padang di sini terkenal dengan kuah kental berwarna orange dan cita rasa gurih-pedas khas Minangkabau. Aroma rempahnya langsung menyeruak begitu seporsi sate disajikan. Potongan dagingnya pun empuk, dengan paduan bumbu yang meresap sempurna.
Meski kelezatannya sudah diakui banyak orang, harga seporsinya tetap ramah di kantong. Hanya dengan Rp20.000, pelanggan sudah bisa menikmati seporsi sate lengkap dengan ketupat. Porsi ini cukup mengenyangkan dan sangat sepadan dengan rasanya.

Uniknya, Sate Padang Bang Rony hanya buka dalam waktu singkat. Warung ini mulai melayani pembeli sejak pukul 11.30 siang dan biasanya sudah habis sebelum jam 2 sore. Dalam waktu singkat itu, puluhan porsi langsung ludes.
Tak hanya soal waktu, jumlah bahan yang digunakan setiap hari juga mencengangkan. Bang Rony menghabiskan rata-rata 8-kilogram daging sapi setiap harinya. Jumlah itu menjadi bukti betapa tingginya minat pembeli terhadap sate padang racikannya.
Pelanggan yang beragam serta orisinalitas makanannya
Pelanggan yang datang pun sangat beragam. Mulai dari warga lokal, pekerja kantoran, mahasiswa, hingga wisatawan luar kota. Beberapa di antaranya bahkan rela datang lebih awal agar tidak kehabisan. Suasana antre di depan gerobaknya pun menjadi pemandangan yang biasa.
Tak hanya populer karena rasanya, warung ini juga memiliki sertifikasi dari IKM (Ikatan Keluarga Minangkabau). Lisensi ini menunjukkan bahwa resep dan kualitas masakan diakui oleh komunitas Minang sebagai autentik. Hal ini semakin menambah nilai kepercayaan dan kebanggaan tersendiri bagi pelanggan.

Bang Rony, sang pemilik, masih aktif memasak dan meracik bumbu setiap hari. Ia menjaga resep turun-temurun keluarganya agar tetap orisinal dan tidak banyak berubah. Konsistensi inilah yang menjadi kunci keberhasilan warung ini bertahan lebih dari 25 tahun.
Sate Padang Bang Rony bukan sekadar tempat makan, tapi juga bagian dari sejarah kuliner Kota Malang.
Di tengah maraknya kuliner modern, rasa autentik seperti ini tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.
Jika Anda penasaran, pastikan datang lebih awal karena sekali habis, tak ada tambahan porsi lagi.














