JURU PARKIR LIAR MERESAHKAN: WARGA MENGELUH DAN MINTA SOLUSI WALI KOTA MALANG

SIARINDOMEDIA – Warga Malang banyak yang mengeluhkan terkait keberadaan juru parkir liar. Hal ini dikarenakan telah banyak kejadian yang tidak menyenangkan yang melibatkan jukir (juru parkir) liar di sekitaran Kota Malang. Keluhan-keluhan dari warga Malang pun banyak ditemukan di berbagai media sosial, bahkan banyak video-video viral yang menunjukkan perilaku tidak menyenangkan dari para jukir liar tersebut.

Salah satu lokasi yang sering menjadi tempat keberadaan juru parkir liar adalah minimarket seperti Indomaret dan Alfamart. Padahal, pihak Indomaret maupun Alfamart sejatinya sudah menyediakan parkir gratis bagi pelanggan mereka. Bahkan, tak jarang pihak minimarket memasang papan besar bertuliskan “Parkir Gratis” di depan toko.

Beberapa gerai bahkan memasang speaker yang secara terus-menerus menginformasikan bahwa parkir di depan toko tersebut adalah gratis, serta menghimbau agar pelanggan tidak memberikan uang kepada juru parkir liar.

Sayangnya, berbagai usaha tersebut belum cukup untuk membuat juru parkir liar pergi. Para jukir liar tetap santai nongkrong di depan toko dan bersikap seolah-olah mereka adalah petugas resmi. Kebanyakan dari mereka juga memiliki sikap preman, sehingga tak jarang warga merasa terancam jika menolak untuk membayar uang parkir.

Keberadaan juru parkir liar ini juga berdampak buruk terhadap pertumbuhan UMKM. Banyak warga yang merasa enggan untuk berbelanja atau berkuliner karena khawatir akan dikenai biaya parkir oleh jukir liar. Hal ini berimbas pada menurunnya pendapatan pelaku UMKM dan menghambat kemajuan usaha lokal di Kota Malang.

Komenan warganet terhadap issue jukir liar

Pada kolom komentar salah satu unggahan Instagram Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., yang diposting pada tanggal 5 Maret 2025, dipenuhi harapan warga agar juru parkir liar segera ditindak. Salah satunya, akun @rizalpahlevis menulis, “Sistem perparkiran di beberapa titik di Kota Malang masih menjadi momok bagi warga Malang sendiri dan para pendatang, dikarenakan ada oknum jukir liar yang bertindak semena-mena.”

Fenomena ini menunjukkan bahwa oknum juru parkir liar telah menjadi masalah serius di Kota Malang. Warga berharap adanya tindakan nyata dan tegas dari Wali Kota Malang untuk memberantas praktik parkir liar secara berkelanjutan agar tidak terus meresahkan masyarakat.

JURU PARKIR LIAR MERESAHKAN: WARGA MENGELUH DAN MINTA SOLUSI WALI KOTA MALANG
Juru parkir resmi dengan seragam (rompi) dan karcis (Ainun Muslihatun Najibah Rozi)

Untuk saat ini, terdapat perbedaan antara juru parkir resmi dan juru parkir liar di kota Malang. Warga Malang bisa melihat dari seragam yang dilengkapi dengan rompi dan peluit, surat tugas dari instansi atau dishub, kartu identitas dan karcis parkir. Sehingga warga Malang bisa membedakan dan hanya membayar kepada juru parkir resmi.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *