WARUNG BU SITI, HANGATNYA RASA RUMAH DI BALIK GANG SEMPIT KAMPUS UM

SIARINDOMEDIA.COM – Di balik deretan kendaraan yang terparkir di belakang Gedung FIP Universitas Negeri Malang (UM), tepatnya dekat pintu Doraemon, terdapat sebuah warung kecil sederhana yang tak pernah sepi pembeli.

Warung Bu Siti, warung yang berdiri sejak 2014 ini sempat vakum selama kurang lebih tiga tahun akibat pandemi COVID-19, namun kembali aktif melayani mahasiswa dan warga sekitar sejak tahun 2022. Meski berada di lokasi yang tersembunyi dan melalui gang sempit, warung ini justru menjadi tempat favorit banyak mahasiswa.

“Awalnya saya kira susah dicari. Tapi pas diajak teman ke sini, ternyata tempatnya nyaman banget, kayak makan di rumah sendiri,” ujar Rani, mahasiswa semester empat FIP UM.

SEDERHANA. Warung dengan konsep sederhana menambah kesan kedekatan dengan bu siti kepada mahasiswa. Foto: Mahabah Fajar Aprilia

Tak hanya soal lokasi, keramahan Bu Siti sebagai pemilik warung serta harga yang sangat terjangkau menjadi alasan warung ini selalu ramai. Makanan rumahan seperti sayur lodeh, tempe goreng, ayam suwir, tahu bacem, dan aneka lauk khas Jawa lainnya dijual dengan harga yang bersahabat bagi kantong mahasiswa.

“Saya jual makanan gak usah mahal-mahal, yang penting enak, bersih, dan bikin anak-anak kenyang,” tutur Bu Siti sambil menyendok nasi ke piring pelanggannya.

Dia mengaku sebagian besar pendapatannya berasal dari anak-anak kos di sekitar warung yang hampir setiap hari makan di tempatnya.

Jam Buka

Warung Bu Siti buka mulai pagi hingga sekitar pukul 13.30 WIB, dan sudah menjadi langganan banyak mahasiswa sejak pertama berdiri. Bahkan, tidak sedikit yang menjadikan tempat ini sebagai tempat nongkrong santai, berdiskusi, hingga sekadar melepas penat selepas kuliah.

Dengan suasana akrab, harga terjangkau, dan cita rasa rumahan, Warung Bu Siti bukan sekadar tempat makan, tetapi menjadi tempat pulang kedua bagi banyak mahasiswa tempat di mana kehangatan ibu, meski bukan ibu kandung, tetap bisa dirasakan lewat sepiring nasi hangat dan sambal buatan tangan.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *