DARI 1966 HINGGA KINI, KANTIN PAK JAPAN TETAP MELEGENDA DI FAKULTAS SASTRA UM

SIARINDOMEDIA.COM – Di antara deretan kantin kampus, Kantin Pak Japan tetap berdiri kokoh sebagai saksi bisu perjalanan mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) sejak tahun 1966.

Lebih dari sekadar tempat makan, kantin ini telah menjadi bagian dari sejarah dan kehidupan akademik. Menyuguhkan hidangan sederhana yang penuh kenangan bagi generasi demi generasi.

Kantin Pak Japan terletak di sudut belakang Fakultas Sastra, tepatnya di area yang kini dikenal sebagai Kantin Sastra.

Meski bangunannya sederhana dan tidak terlalu besar, kantin ini memiliki daya tarik tersendiri bagi mahasiswa, dosen, hingga alumni yang kerap kembali hanya untuk bernostalgia.

Kantin ini dinamai sesuai nama pemilik awalnya, Pak Japan, yang mulai berjualan makanan di area fakultas, dengan menu rumahan yang sederhana.

Harga makanan di kantin ini terbilang sangat terjangkau. Dengan Rp10.000 saja, bisa mendapatkan seporsi nasi lengkap dengan lauk dan sayur. Meski murah, cita rasa makanan tetap terjaga dengan bumbu-bumbu tradisional khas Jawa Timur.

SUASANA. Selain tempat makan, para mahasiswa menggunakan area semi outdoor di kantin sastra sebagai tempat berkumpul santai. Foto: Lusi Rahma Sasabila

Kantin ini berdekatan dengan ruang belajar mahasiswa Fakultas Sastra yang diberi nama ‘Dragon’. Sehingga memudahkan para mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugasnya untuk membeli makanan berat maupun camilan.

Kantin Pak Japan tidak hanya dikenal oleh mahasiswa Sastra, melainkan juga oleh mahasiswa dari fakultas lain seperti FIK, Teknik Sipil, dan lain sebagainya.

Salah satu mahasiswa mengungkapkan seringnya mereka untuk berkunjung dan membeli makanan di sini.

“Kalau habis kelas biasanya langsung ke sini sih, kalau ngga ya sebelum kelas. Mampir dulu sama temen-teman untuk sekedar bersantai sambil nunggu jam kelas atau ngopi,” ungkapnya.

Dengan aroma makanan yang menggoda dan keakraban yang terjalin di setiap sudutnya, Kantin Pak Japan bukan hanya sebagai tempat mengisi perut. Melainkan juga tempat berbagi cerita, tawa, dan kenangan.

Ikuti Berita & Artikel Siarindo Media di  Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *