SIARINDOMEDIA.COM – Harga bahan pokok di Pasar Blimbing, Kota Malang, mengalami kenaikan signifikan pada bulan Ramadan (2/3/2025).
Lonjakan harga ini merupakan fenomena tahunan, akibat meningkatnya jumlah permintaan, sementara pasokan terbatas. Para pedagang dan pembeli turut merasakan dampak dari kenaikan harga ini.

Hanifah (49), salah satu pedagang di Pasar Blimbing, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sudah mulai terjadi sekitar dua, hingga tiga minggu sebelum bulan Ramadan.
“Biasanya memang tiap tahun seperti ini, karena permintaan meningkat, sementara stok kadang terbatas. Misalnya, harga beras, minyak, dan telur sudah mulai naik sejak awal bulan ini,” ungkapnya.
“Apalagi kalau sudah makin dekat Lebaran, biasanya harga bisa naik lagi,” imbuhnya.
Beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan, yakni cabai kecil kini dijual seharga Rp23.000 per 1/4 kg, bawang merah dan putih masing-masing seharga Rp38.000 per kg, sedangkan ayam potong melonjak dari Rp37.000 menjadi Rp43.000 per ekor.
Para pedagang mengakui bahwa kenaikan harga tersebut turut memengaruhi daya beli masyarakat.
Banyak pelanggan yang mengeluh perihal ini, sehingga beberapa pembeli memutuskan untuk mengurangi jumlah belanjaannya, berbeda dari hari-hari sebelumnya.
“Banyak pelanggan yang mengeluhkan harga yang naik. Ada yang tetap membeli, tapi ada juga yang mengurangi jumlah belanjaannya,” tambah Hanifah.
Sementara itu, konsumen berharap agar pemerintah dapat mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan pokok, terutama ketika menjelang bulan puasa dan Lebaran. Karena hal ini berdampak besar bagi para pedagang maupun pembeli di pasar.
“Semoga ada operasi pasar atau kebijakan lain yang bisa membantu kami agar harga tidak semakin melonjak,” ujar salah satu pembeli di Pasar Blimbing.
Kenaikan harga bahan pokok ini menjadi perhatian utama di kalangan masyarakat. Dalam melewati bulan yang penuh berkah ini, diharapkan akan ada langkah-langkah konkret untuk mengatasi lonjakan harga, agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.














