SIARINDOMEDIA.COM – Alun-alun Kota Pasuruan terletak di pusat kota, menjadi destinasi wisata keramaian dan berkumpulnya masyarakat.
Di sisi barat Alun-alun Kota Pasuruan terdapat Masjid Jami’ Al-Anwar yang telah berdiri selama lima abad, menjadikannya bagian dari sejarah alun-alun.
Secara geografis, alun-alun ini berjarak sekitar 3 kilometer dari Pantai Utara Jawa.
Sebagai ruang terbuka hijau yang kira-kira memiliki luas 28.120 meter persegi.
Alun-alun dihiasi tanaman hias yang menambah keanggunan tempat ini.
Terdapat 22 lampu taman dan 4 lampu sentrong menambah keindahan di malam hari.
Terdapat sekitar 24 bangku taman. Serta jalur jogging melingkar di pinggir alun-alun.
Membuat pengujung nyaman berolahraga dan bersantai, terutama pada pagi dan sore hari.
Di tengah alun-alun terdapat tugu yang bersinar pada waktu malam hari, memberikan daya tarik tersendiri.
Keberadaan acara-acara yang biasanya digelar di area ini semakin menambah keramaian.

Begitu pula dengan kunjungan peziarah ke makam KH Abdul Hamid yang berada di belakang Masjid Jami’ Al-Anwar.
Di sekitar alun-alun, terdapat sejumlah pusat perbelanjaan yang turut menarik banyak pengunjung.
Pedagang makanan dan minuman juga hadir untuk melayani pengunjung yang ingin bersantai sambil menikmati kuliner.
Meski begitu, kebersihan Alun-alun Kota Pasuruan tetap menjadi hal yang harus dijaga.
“Dengan adanya alun-alun yang bersih dan nyaman, para pengunjung merasa betah.” ujar Haikal, salah satu pengunjung yang berasal dari desa sebelah.
“Hal ini membuat warga lokal antusias untuk berjualan. Memperoleh keuntungan pribadi, dan memperlancar perekonomian warga Pasuruan, khususnya di sekitar alun-alun.” Tambahnya.
Wali Kota Pasuruan, H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban dan kebersihan.
“Mari kita buang sampah pada tempatnya, melaporkan jika ada pelanggaran, serta memastikan penggunaan karcis saat memarkir kendaraan,” imbaunya.
Madinah Van Java
Di sebelah alun-alun terdapat payung madinah. Terletak di depan Masjid Jami’ Al-Anwar yang biasa dikenal dengan Madinah Van Java.
Salah satu daya tarik baru di Alun-alun Kota Pasuruan untuk memperindah kawasan ini, terdapat 4 kamar mandi bersih membuat nyaman para pengunjung.
Berkat imbauan dari Wali Kota Pasuruan dan antusias warga yang sedang bekerja. Maupun yang memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa nyaman dan betah di Kota Pasuruan. Dengan demikian, kota ini dapat semakin maju, indah, dan harmonis.” Tutur Gus Ipul.
Pemerintah Kota Pasuruan terus mengembangkan fasilitas alun-alun agar lebih nyaman bagi pengunjung.
Salah satu rencana ke depan adalah menghadirkan pusat oleh-oleh di Alun-alun Kota Pasuruan yang menampilkan produk unggulan UMKM.
Dengan anggaran Rp17 miliar. Revitalisasi ini, diharapkan dapat meningkatkan daya tarik alun-alun.
Sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.












