SIARINDOMEDIA.COM – Universitas Negeri Malang menyelenggarakan kegiatan Grand Opening Tafaqquh Fii Diinil Islam (TDI), Sabtu (8/2/2025). TDI merupakan kegiatan wajib di UM sebagai salah satu bagian dari rangkaian mata kuliah Pendidikan Agama Islam.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tiap semester dan bertempat di Masjid Al-Hikmah UM. Pada semester sebelumnya, kegiatan ini diikuti 6 fakultas, yaitu Fakultas Sastra, Fakultas Psikologi, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Vokasi.
Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 diawali dengan Sholat Dhuha dan membaca surah Al-Waqiah bersama. Pada semester genap ini kegiatan TDI diikuti kurang lebih 4500 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Keolahragaan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Penampilan banjari turut meramaikan kegiatan Grand Opening TDI kali ini. Tampak beberapa dosen PAI juga turut menghadiri acara tersebut.
Kepala Pusat Mata Kuliah Dr. Ahmad S.Pd M.Pd. memberikan sambutan.
“Wujud nyata Pendidikan Agama Islam bukan hanya teori,” ujarnya.
Hal itu didukung dengan pernyataan WR 3 Prof. Dr. Ahmad Munjin Nasih, S.Pd., M.Ag.
“TDI adalah bagian tak terpisahkan dari mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Ini adalah ciri khas kegiatan pendampingan dan pengayaan mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Dan kita bersyukur bahwa para senior-senior kami, para dosen-dosen kami telah merumuskan satu kegiatan yang diberi nama TDI,” terangnya.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi kuliah umum yang disampaikan pemateri Prof. Dr. Ahmad Munjin Nasih, S.Pd., M.Ag dengan tema materi “Akhlak Pencari Ilmu di Era Disrupsi” yang akan dicatat oleh para peserta.
“Tidak ada orang-orang yang sukses di sekitar Anda yang durhaka kepada orang tua. Tidak ada orang tua yang ingin mendapatkan balasan duniawi dari kalian, ” ujar Prof. Dr. Ahmad Munjin Nasih pada sesi kuliah umum.
TDI bertujuan agar para mahasiswa mendapatkan pengalaman lebih dari sekedar materi pada mata kuliah PAI. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk lebih meningkatkan dan menambah wawasan pengetahuan dalam bidang agama.














