BANTENGAN MALANG, WARISAN BUDAYA YANG HARUS TETAP MENGGEMA

SIARINDOMEDIA.COM – Kabupaten Malang, selain dikenal dengan keindahan alamnya, juga memiliki kekayaan budaya yang khas, salah satunya kesenian Bantengan.

Seni tradisional ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga cerminan identitas dan jiwa masyarakat setempat.

Bantengan merupakan pertunjukan seni yang menggabungkan tari, musik, dan teater.

Para pemain mengenakan kostum banteng lengkap dengan tanduk dan ekor, serta menampilkan gerakan dinamis yang menggambarkan kekuatan dan keberanian.

Musik gamelan yang mengiringi pertunjukan menambah nuansa magis dan mistis.

Kesenian Bantengan memiliki akar sejarah yang panjang. Konon, tradisi ini berasal dari penghormatan masyarakat terhadap banteng sebagai simbol keberanian dan kekuatan.

Pada masa kerajaan Hindu-Buddha, banteng juga dikaitkan dengan kendaraan para dewa, tradisi ini berkembang menjadi kesenian yang diwariskan turun-temurun.

Bagi masyarakat Kabupaten Malang, Bantengan lebih dari sekadar hiburan.

KERASUKAN. Yang dialami salah satu pemain banteng putra gedung tua. Foto: Mirza Iqbal

Selain sebagai pertunjukan budaya, Bantengan juga berperan dalam menjaga nilai-nilai sosial seperti gotong royong, solidaritas, dan kecintaan terhadap budaya daerah.

Kesenian ini menghadapi tantangan di era modern, terutama menurunnya minat generasi muda yang lebih tertarik pada hiburan kontemporer.

Ketua Komunitas Bantengan “Putra Gedung Tua”, Bapak Iswa, menegaskan pentingnya menjaga warisan leluhur ini.

“Kesenian Bantengan harus tetap lestari. Kami ingin generasi muda ikut melestarikannya,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan tantangan utama saat ini adalah menumbuhkan minat anak muda terhadap seni tradisional.

“Kami berharap ada dukungan lebih dari pemerintah agar Bantengan terus berkembang,” tambahnya.

Selain menjadi bagian dari identitas budaya, Bantengan juga berpotensi sebagai daya tarik wisata yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Malang.

Pengelolaan yang baik akan membantu memperkenalkan kesenian ini ke kancah yang lebih luas.

Sebagai warisan budaya berharga, Bantengan harus terus dijaga dan dilestarikan.

Dengan dukungan berbagai pihak, kesenian ini dapat tetap hidup dan berkembang di era modern.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *