SIARINDOMEDIA.COM – Turnamen E-Football yang berlangsung di PS Team, Jalan Raya Slampar, Kecamatan Jabung, menjadi ajang bergengsi bagi para talenta lokal untuk unjuk kemampuan di dunia e-sport.
Dalam kompetisi tersebut, Sugeng asal Desa Jambon, Kecamatan Pakis, berhasil menyabet juara pertama sekaligus posisi ketiga. Sementara itu, posisi kedua diraih oleh Divan dari Desa Slampar, Kecamatan Jabung.
Pertandingan final yang mempertemukan Sugeng dan Divan berlangsung ketat. Milen, salah satu peserta yang menyaksikan laga tersebut mengungkapkan.
“Perebutan juara 1 semakin menarik dengan permainan luar biasa dari kedua pemain. Mereka saling bertukar serangan tanpa terlalu memikirkan pertahanan masing-masing,” ujarnya.
Sugeng akhirnya dinobatkan sebagai juara setelah menunjukkan strategi matang dan ketenangan luar biasa. Turnamen ini digelar dengan sistem kompetitif dan menerapkan aturan yang ketat. Dari babak penyisihan hingga final, seluruh pertandingan dilaksanakan secara luring di PS Team.

Format pertandingan menggunakan sistem best of three untuk babak semifinal dan final, dengan durasi masing-masing pertandingan 10 menit. Peraturan ini dibuat untuk memastikan setiap laga berlangsung seru dan kompetitif.
Selain menjadi ajang pembuktian, turnamen ini juga memberikan inspirasi bagi para peserta untuk menapaki jejak Rizky Faidan, juara dunia FIFA eWorld Cup 2024.
Dikutip dari RRI.co.id, Rizky memulai kariernya dari turnamen kecil di garasi rumah hingga rental PlayStation sebelum akhirnya berkompetisi di level internasional. Perjalanan Rizky membuktikan bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membawa pemain berbakat ke puncak kesuksesan.
“Kami sangat bangga dengan hasil turnamen ini. Sugeng dan Divan tampil luar biasa, dan kami berharap kompetisi ini menjadi langkah awal mereka menuju ajang nasional bahkan internasional,” ujar salah satu panitia penyelenggara.
Turnamen E-Football di PS Team bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk mengawali karier di dunia e-sport. Dengan semangat, dedikasi, dan kerja keras, talenta lokal memiliki peluang besar untuk bersaing di panggung nasional bahkan internasional.














