SIARINDOMEDIA.COM – Universitas Islam Malang (UNISMA) menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi mahasiswa, melalui inovasi dalam sistem penilaian akademik dengan menghadirkan konsep bazar.
Tahun ini, mata kuliah Kewirausahaan, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) menjadikan bazar sebagai tugas akhir untuk Ujian Akhir Semester (UAS).
Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa di bidang wirausaha dan kreativitas.
Dalam pelaksanaannya, setiap mahasiswa diwajibkan membuka stand bazar dengan menjual produk yang relevan dengan mata kuliah yang diambil.
Produk yang dijual bervariasi, mulai dari makanan, minuman, kerajinan tangan.

Kegiatan ini berlangsung di area kampus Fakultas Keguguran dan Ilmu Pendidikan.
Pengunjung dari kalangan mahasiswa, dosen, hingga masyarakat umum.
“Tujuan utama dari tugas ini adalah melatih mahasiswa untuk mengasah kreativitas, kemampuan manajemen, dan belajar berwirausaha,” ujar Muzzamil, Ketua tingkat Prodi PBSI semester lima.
Bazar di UNISMA yang Sukses
Pelaksanaan bazar ini terbilang sukses. Banyak mahasiswa yang berhasil mencapai target penjualan. Bahkan ada yang mendapatkan keuntungan lebih besar dari ekspektasi.
“Prodi PBSI ini sebenarnya melakukan kolaborasi, yaitu ada pertunjukan pentas seni dan juga Bazar ini. Dari bazar kita berjualan ada beberapa makanan, minuman, berjualan desain-desain dibotol dan juga beberapa kerajinan tangan” Tutupnya.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga memberikan wawasan langsung tentang memasarkan produk secara efektif, mengelola modal, hingga menghadapi tantangan dalam berwirausaha.
Bazar ini menjadi peluang mahasiswa untuk belajar lebih banyak tentang dunia usaha dan bagaimana memasarkan produk secara langsung.
Bazar di UNISMAseperti ini diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan bagi mahasiswa PBSI.
Dengan kegiatan ini, UNISMA terus membuktikan diri sebagai institusi pendidikan yang adaptif dan inovatif dalam mempersiapkan generasi muda yang kreatif dan kompeten.













