DEKAT DENGAN RAKYAT
Bukan hanya program, kedekatan Abah Anton dengan rakyat kecil pun menjadi alasan warga setempat mendukungnya. Seperti yang diungkapkan oleh Anis, warga RT 1, yang menilai bahwa Abah Anton adalah sosok pemimpin yang dekat dengan rakyat dan ulama.
“Saya memilih Abah Anton karena beliau orangnya baik, dekat dengan rakyat, dan sudah terbukti memikirkan nasib kami,” katanya.
Alim Suhud, warga RT 5, juga menyampaikan harapan agar Abah Anton dapat kembali memimpin.
“Saya sudah pernah memilih Abah Anton dulu, dan sekarang ingin beliau bisa memimpin lagi,” ujarnya.
Salah satu program yang dinilai sangat bermanfaat saat Abah Anton menjabat walikota 2013–2018 adalah pengadaan bus sekolah, yang sangat membantu warga, khususnya kalangan menengah ke bawah.
Zainal, sekretaris RT, menilai program bus sekolah sangat membantu dalam memudahkan akses pendidikan bagi anak-anak.
“Saya harap, program bus sekolah gratis berjalan lagi,” ucapnya.
Zainal juga berharap adanya bantuan seragam dan pendidikan gratis untuk keluarga kurang mampu.
“Kami berharap ada bantuan seragam, sekolah gratis untuk anak-anak yang kurang mampu. Anak saya empat, dari TK hingga SMP, sangat butuh bantuan. Mendapat program KIP hanya untuk satu anak, tentu tidak cukup. Kami berharap ada pendataan yang lebih akurat,” harap Zainal.

Sebagai peserta Pilkada, Abah Anton memohon doa dan dukungan dari masyarakat untuk perjuangannya. Baginya, posisi pemimpin adalah ibadah dan pengabdian, bukan sekadar jabatan.
“Yang saya butuhkan adalah dukungan dari bapak-ibu sekalian. Pilihlah pemimpin yang benar-benar memahami rakyat dan terbukti nyata dalam tindakan,” pesannya.
“Saya sudah buktikan, selama jadi walikota 5 tahun, gaji semuanya untuk rakyat, dhuafa, fakir miskin, anak yatim. Maka saya ajak panjenengan semua memilih Abadi, Abah Anton dan Dimyati agar bisa ikut mendapatkan dan memberi manfaat pada orang lain. Khoirunnas Anfa uhu linnas, sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Kalau panjenengan milih Abah Anton, panjenengan juga dapat pahala karena gaji saya untuk sedekah, artinya panjenengan juga ikut sedekah, memberi manfaat pada orang lain,” tutur Abah Anton disambut gemuruh tepuk tangan.
Berlangsung dari pukul 19.00 hingga pukul 21.00 seperti biasa Abah Anton menjadi magnet foto bersama. Terutama di kalangan emak emak. Abah Anton melewati kerumunan dengan berjalan pelan, sambil melayani permintaan foto bersama. (*)













