SIARINDOMEDIA.COM – TikTok tidak hanya untuk hiburan semata, tetapi juga menjadi sarana ruang belajar yang efektif. Buktinya, seorang Mbah Guru sukses menarik minat ribuan siswa untuk belajar matematika melalui live streaming gratis.
Seorang pensiunan guru bernama Drs. Melan Achmad (78) yang berasal dari Purworejo, Jawa Tengah ini memanfaatkan TikTok untuk menjembatani kesenjangan akses pendidikan.

Ribuan siswa kini bisa belajar matematika secara gratis dan interaktif berkat inisiatif dari-nya.
Melan mengajar dua kali sehari di live TikTok dengan menggunakan akun yang bernama @MbahGuruMatematika.
Meski usianya terbilang sudah tidak muda lagi, Mbah Guru tetap semangat mengajar matematika dengan acuan buku praktis yang dibuatnya sendiri untuk jenjang SD sampai SMA dengan terbitan 2013 silam.
Dengan live TikTok yang dia fasilitasi untuk seluruh murid atau penonton yang lain, Mbah Guru mengaku gaji dari TikTok mengalahkan gaji guru biasa.
Mbah Guru bisa meraup belasan juta rupiah per bulannya dari hasil gift TikTok yang diberikan penonton di live-nya.
[simpleblogcard url=”https://siarindomedia.com/2024/08/06/viral-di-tiktok-siswa-smp-masih-belum-bisa-membaca/”]
Banyak komentar warganet yang sangat antusias dan juga mendukung live Mbah Guru tersebut.
Seperti salah satu warganet dengan nama akun @Sakain. “Masyaallah mbah, luar biasa mbah. Hebat, semoga saya bisa seperti mbah yang mampu terus konsisten untuk mencerdaskan anak bangsa sampai usia senja”, ungkapnya.
Selain itu banyak dukungan dan semangat yang dilontarkan untuk Mbah Guru di komentar @Sugeng “Setuju sih kalau mbah kerja di kabinet Kementerian Pendidikan. Semoga pemimpin yang baru bisa angkat mbah jadi bagian di kabinet Kemendikbud,” ucapnya.
@binaprestasiswa #livematematica #mbahgurumatematika ♬ suara asli – Mbah Guru Matematika
Aksi Mbah Guru ini menjadi bukti teknologi dapat dimanfaatkan untuk tujuan yang positif, salah satunya dalam bidang pendidikan.
Semoga semakin banyak guru-guru inspiratif seperti Mbah Guru yang muncul dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.















