KENANG KORBAN TRAGEDI KANJURUHAN, AREMANIA NGAJUM KIRIM DOA BERSAMA

SIARINDOMEDIA.COM – Mengenang korban tragedi Kanjuruhan 2022, Aremania dan Aremanita Kecamatan Ngajum, lakukan kirim doa bersama, Kamis (11/7/2024) malam.

Hadir sejumlah tokoh penting Malang Raya, Gus Daniel Nafis, pengasuh pesantren Luhur Sumbersari Malang sekaligus Pencinta Arema, Presedium Aremania, Sam Bagus Setiawan; Sesepuh Aremania bagian barat Sam Nawi; Korwil Aremania Kecamatan Ngajum; Aremania dan Aremanita Ngajum dan sekitarnya; dan beberapa tokoh sesepuh Aremania.

Digelar di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Ngasem, Kecamatan Ngajum, dilakukan pembacaan maulid Nabi, tahlil dan doa bersama.

Melalui sambutannya, Gus Khoirul Anam, Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran dan kekompakan untuk kirim doa bersama tersebut.

“Untuk para korban tragedi Kanjuruhan, semoga oleh Allah di tempatkan di surganya, dan kepada keluarga korban, semoga senantiasa diberikan kesabaran,” ungkap Gus Khoirul yang menjadi inisiator bertemunya sejumlah tokoh pada acara kirim doa tersebut.

Kirim doa
DOA BERSAMA. Aremania Ngajum kirim doa untuk para korban Tragedi Kanjuruhan. Foto: Ist

Sambutan selanjutnya, disampaikan Sam Nawi. Dia menjelaskan, selain mengenang Tragedi Kanjuruhan, juga berharap agar kedepannya Aremania dan Aremanita bersatu secara lahir batin tanpa melihat latar belakang sosialnya.

“Sehingga kedepannya dalam beberapa event atau pertandingan-pertandingan saling merangkul dan menjaga soliditas dimanapun berada. Intine Aremania dan Aremanita rukun dalam segala hal entah itu yg terkelompok dari AI maupun FC,” tegasnya.

Lebih tegas lagi, Sam Bagus Setiawan yang merupakan Presidium Aremania, sangat berharap kekompakan para supporter. Baik Aremania dan Aremanita adalah kebanggan warga Malang Raya, maka dari merupakan suatu keniscayaan untuk saling menjaga marwah Aremania untuk bersatu.

“Bahwa hari ini setelah terbentuknya presidium Aremania, sudah tidak ada lagi Aremania dan Aremanita Kota Malang, Kabupaten Malang  ataupun Kota Batu. Yang ada adalag Arema Untuk Warga Malang Raya. Arema harus  Bersatu, Rukun sudah tidak ada lagi kelompok AI ataupun FC,” tegasnya. (*)

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *