SIARINDOMEDIA.COM – Dalam upaya meningkatkan cakupan imunisasi dan memastikan kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengadakan Pertemuan Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi di Hotel Atria, Kamis (20/6/2024)
Kepala Dinkes Kota Malang, dr. Husnul Muarif, M.M., mengungkapkan agenda ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan termasuk tenaga kesehatan serta tokoh masyarakat.
“Ini kan satu, untuk memberikan gambaran kepada yang kita hadirkan, kepala wilayah termasuk Pak Camat, kepala wilayah kelurahan sebagian kemudian pelaksanaan kepala puskesmas dan juga stakeholder yang lain,” ucap Husnul pada awak media.
“Tentu kita hadirkan untuk memberikan gambaran bahwa inilah salah satu capaian kinerja dari program Dinas Kesehatan terutama di bidang imunisasi,” sambungnya.
Husnul menambahkan, pentingnya imunisasi adalah untuk mencegah penyakit-penyakit yang kerap kali hinggap di tubuh balita.
“Beberapa kasus itu kan kita kejadian luar biasa (KLB), bakteri dan partusis ada KLB di wilayah kita. Sehingga dengan itu kita bergerak, berinisiatif untuk mendapatkan dukungan semua yang ada di masyarakat,” urai Husnul.
Lebih lanjut, output utama giat ini adalah mensosialisasikan Dashboard Support System Imunisasi Balita (Dassi Balita) dalam upaya meningkatkan capaian imunisasi untuk mencegah Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi atau PD3I.
Selain itu, topik yang dibahas dalam pertemuan ini adalah pentingnya imunisasi, strategi peningkatan cakupan imunisasi, peran masyarakat dan tenaga kesehatan serta tantangan dan solusi.

Pertemuan Advokasi dan Sosialisasi Imunisasi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kerja sama antar berbagai pihak dalam upaya meningkatkan cakupan imunisasi di Kota Malang.
Dengan demikian, diharapkan angka kejadian penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dapat ditekan seminimal mungkin.
“Paling ndak kita targetkan 95% dari sasaran yang ada di Kota Malang,” terang Husnul
“95% ini dibagi. Di puskesmas berapa, di posyandu berapa, di rumah sakit ataupun di tempat praktik mandiri dokter. Semua mempunyai peran di dalam mengumpulkan sasaran-sasaran untuk dilakukan vaksinasi. Goal terakhirnya PD3I ini bisa tercapai,” pungkasnya.














