SEJARAH BREM, KUE TRADISIONAL ASAL MADIUN YANG DIBUAT DARI SARI KETAN

SIARINDOMEDIA.COM – Brem adalah kue tradisional yang berasal dari Madiun, Jawa Timur, dengan sejarah yang kaya dan proses pembuatan yang unik. Kue ini terbuat dari sari ketan yang difermentasi, menghasilkan rasa manis dan tekstur yang lembut.

Kue Brem ternyata sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, (1602-1945). Seperti yang diketahui, pada masa itu banyak penduduk yang sangat miskin dan kelaparan, termasuk di Madiun.

Karena itu, orang-orang Madiun tidak menyiakan-nyiakan bahan makanan yang ada, termasuk sari dari beras ketan yang diolah kembali dengan cara difermentasi menggunakan ragi.

Dalam sejarah perkembangannya, terciptalah kue Brem yang kini menjadi simbol keramahtamahan orang-orang di Madiun dan sering dihidangkan dalam berbagai acara adat dan perayaan.

Proses pembuatan kue Brem khas Madiun dimulai dengan merendam beras ketan putih selama satu malam. Setelah itu, ketan dikukus dan difermentasi dengan ragi.

Fermentasi berlangsung selama beberapa hari hingga sari ketan menghasilkan alkohol dan rasa manis yang khas. Sari ketan ini kemudian dikeringkan dan dipadatkan menjadi bentuk kue.

Brem Madiun aneka rasa
VARIASI SELERA. Brem Madiun kini tersedia dalam aneka rasa. Foto: X.com

Brem juga memiliki nilai gizi karena proses fermentasi menghasilkan asam amino dan vitamin B kompleks. Dan agar pembeli tidak bosan, banyak penjual Brem kini telah memodifikasi resep dengan menambahkan varian rasa serta bentuknya, namun tetap mempertahankan esensi tradisional dari Brem.

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *