TARGETKAN JUARA DI SAFMC 2024, BAYUCARAKA ITS LUNCURKAN INOVASI ROBOT TERBANG

SIARINDOMEDIA.COM – Tim Bayucaraka Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali meluncurkan empat robot terbang terbaru untuk bersaing di kancah internasional. Dalam peluncuran perdananya di halaman Gedung Pusat Robotika ITS, Jumat (15/3/2023), tim Bayucaraka ITS siap kantongi juara pada kompetisi Singapore Amazing Flying Machine Competition (SAFMC) 2024.

Mewakili Rektor ITS, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT memberikan sambutan sekaligus menyemangati tim yang akan berlaga di Singapura ini.

Dia menyampaikan, hegemoni dunia robotika sudah seharusnya dipegang oleh ITS sebagai salah satu perguruan tinggi teknik terbaik di Indonesia.

“Meskipun diiringi banyak tantangan, perjuangan inilah yang nantinya akan menggoreskan tinta dalam sejarah,” tandasnya penuh semangat.

Dalam acara grand launching ini, dua pasang robot berupa drone diresmikan untuk maju bertanding dalam dua kategori lomba. Pada kategori Semi-autonomous (D1) yang memiliki misi pengendalian jarak jauh menggunakan remote, diluncurkan dua drone kembar bernama Jati Sigma dan Jati Theta.

Selanjutnya, dua drone lain bernama Soerongarep dan Soeromburi diluncurkan untuk bertarung pada kategori Autonomous (D2) dengan misi pengendalian drone secara otonom.

Salah seorang programmer dari tim Bayucaraka ITS Achmad Iqbal Akbari menjelaskan bahwa masing-masing drone memiliki fokus yang berbeda-beda. Jati Sigma dan Jati Theta berfokus pada kemudahan dan kelincahan pilot ketika mengendalikannya dengan remote.

Di sisi lain, Soerongarep dan Soeromburi dirancang untuk bergerak menuntaskan misi-misi autonomous-nya dengan bantuan sebuah komputer kecil yakni NVIDIA Jetson Nano.

Menjelaskan sistem kerja robot terbang
MEMILIKI KELEBIHAN MASING-MASING. Ketua divisi Vertical Take Off Landing (VTOL) Bayucaraka ITS Muhammad Hilmi Rusdiansyah ketika menjelaskan sistem kerja dari keempat drone yakni Jati Sigma, Jati Theta, Soerongarep dan Soeromburi. Foto: Ist/HumITS

Mahasiswa yang akrab disapa Iqbal ini juga menjabarkan keterbaruan yang dibawa oleh timnya pada keempat robot tersebut. Dia menjelaskan, drone pada kategori D1 dibekali dengan remote wearable yang mampu mengendalikan dua drone sekaligus.

“Kami juga mengembangkan program yang bisa mendeteksi jalur secara otomatis pada drone untuk kategori D2,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *