SIARINDOMEDIA.COM – Umat Hindu di Malang Raya menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1946 dengan penuh kegembiraan dan semangat kebersamaan.
Acara perayaan yang diisi dengan kirab budaya dan pawai ogoh-ogoh yang diadakan di bundaran Balai Kota (Balkot) Malang, Minggu (10/3/2024) ini menyedot perhatian ratusan warga Malang Raya.
I Gusti Ngurah Mertajiwa, ST., Wakil Ketua 1 Panitia peringatan Hari Raya Nyepi Saka 1946 Tahun 2024 menyampaikan bahwa giat Tawur Agung Kesanga ini merupakan rangkaian acara peringatan Hari Raya Nyepi.
“Acara pada hari ini yaitu acara Tawur Kesanga. Yang merupakan rangkaian acara Nyepi, Puasa Saka 1946 yang berlangsung besok hari Senin (11/3/2023),” ujar Gusti Ngurah.
Agenda ini dihadiri Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Malang, Stakeholder hingga Para Presidium Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang.
Selain itu, pawai Ogoh-ogoh juga menjadi sorotan utama dalam perayaan ini. Ogoh-ogoh, boneka raksasa yang dibuat dengan detail dan kreativitas tinggi, dipamerkan dan diarak melalui jalan-jalan di sekitar Balkot Malang.
Ada sebanyak 7 Ogoh-ogoh yang diarak di sekitaran Balkot Malang. Ketujuh Ogoh-ogoh tersebut di antaranya Bhatarakala, Tarakasur, Jalandhar, Sang Kala Kalimaya, Wong Samar, Kerep Akasa dan Aras Ijomaya.
Pawai Ogoh-ogoh ini merupakan simbol dari kekuatan kegelapan yang harus diusir dalam rangka menyambut tahun baru Saka bagi umat Hindu.
Ratusan warga sekitar terlihat antusias dan terkesan menyaksikan pawai Ogoh-ogoh dan kirab budaya dengan keindahan dan keberagaman budaya Hindu Bali. Mereka berbondong-bondong berkumpul di sepanjang rute kirab untuk menikmati pertunjukan yang spektakuler ini.

Ketua Parasida Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Malang, Prof. Ing. I Made Wartana, ST., berharap; segenap Umat Hindu di Malang Raya dapat menghadiri agenda pamungkas Ngembak Geni yang akan digelar di Candi Badut.
“Saya berharap Bapak-Ibu sekalian acara ini akan kita tutup nanti atau setelah Nyepi yaitu Ngembak Geni, yang kita akan pusatkan di situs purbakala Candi Badut,” ucap Made Wartana.
“Saya berharap seluruh umat Hindu Kota Malang dan Kabupaten Malang bisa hadir pada kesempatan itu untuk menuntaskan seluruh acara ini,” pungkasnya.














