SIARINDOMEDIA.COM – Hati setiap orang pasti berbeda-beda. Beberapa orang sangat lembut hatinya, dan selalu bersimpati kepada orang lain. Beberapa orang lainnya sangat keras hatinya, cenderung tidak peduli terhadap perasaan orang lain dan dapat bersikap dingin, acuh tak acuh, atau bahkan kejam dalam tindakan atau perkataannya.
Dalam Tafsir al-Misbah dan Tafsir al-Qur’an al-Azhim, keras hati adalah hati yang tidak melemah, tunduk, atau lunak, terhadap nasihat dan pelajaran setelah melihat tanda kebesaran Allah dan mukjizat. Hal ini dapat membuat tertutupnya pintu hidayah bagi orang tersebut.
Sebagai sesama muslim, ada baiknya kita mendoakan orang tersebut agar Allah SWT segera menuntunnya untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Berikut ini adalah bacaan dari doa untuk meluluhkan orang yang keras hati:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَبِيْرُ وَأَنَا عَبْدُكَ الضَّعِيْفُ الذَّلِيْلُ الَّذِيْ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِكَ، اللَّهُمَّ سَخِّرْ لِيْ كَمَا سَخَّرْتَ فِرْعَوْنَ لِمُوْسَى وَلَيِّنْ لِيْ قَلْبَهُ كَمَا لَيَّنْتَ الْحَدِيْدَ لِدَاوُدَ فَإِنَّهُ لَا يَنْطِقُ إِلَّا بِإِذْنِكَ نَاصِيَتُهُ فِيْ قَبْضَتِكَ وَقَلْبُهُ فِيْ يَدِكَ جَلَّ ثَناَءُ وَجْهِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
“ALLAAHUMMA INNAKA ANTAL AZIZUL KABIR. WA ANAA ABDUKA ADHDHOIIFUDZDZALIIL. ALLADZII LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BIKA. ALLAAHUMMA SAKHKHIR LII (NAMA ORANG) KAMA SAKHKHORTA FIRAUNA LI MUSA. WA LAYYIN LI QOLBAHUU KAMA LAYYANTALHADIIDA LI DAWUDA. FA INNAHU LA YANTIQU ILLA BI IDZNIKA. NASHIYATUHUU FII QOBDHATIKA. WA QOLBUHUU FI YADIKKA. JALLA TSANAU WAJHIK. YA ARKHAMAR RAKHIMIIN”
Artinya: “Ya Allah, sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sedangkan aku hamba-Mu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan keculi karena Engkau. Ya Allah, tundukkanlah (NAMA ORANG) padaku, sebagaimana Engkau telah menundukkan Fir’aun pada Musa AS. Dan luluhkan hatinya untukku, sebagaimana Engkau telah meluluhkan besi untuk Daud AD. Karena sungguh dia takkan berbicara kecuali dengan izin-Mu. Ubu-ubunnya dalam genggaman-Mu, dan hatinya di tangan-Mu. Pujian wajah-Mu telah Agung, wahai yang lebih sayang para penyayang.”
Semoga doa tersebut membawa keberkahan dan memperbaiki hubungan kita dengan sesama.














