GRAND SYEIKH AL-AZHAR SAMBUT HANGAT PUTRI GUS DUR

KERJA SAMA STRATEGIS

Dialog berjalan kurang lebih satu jam yang membahas beberapa topik ‎penting, di antaranya terkait peran al-Azhar al-Syarif dan Nahdlatul Ulama sebagai dua pilar keislaman ‎di Timur Tengah dan Asia Tenggara, dan langkah-langkah strategis kerja sama antar keduanya.‎

Terkait pilar keislaman di dunia, Gus Dur telah memprediksikan bahwa “Peradaban Islam di dunia akan ‎didukung dengan dua pilar, yaitu Islam di Timur Tengah yang homogen akan menjadi satu pilar dan ‎Islam di Asia Tenggara menjadi pilar lain dengan keberagaman.”‎

‎”Al-Azhar telah menyentuh warna keislaman di Indonesia, dengan memberikan banyak alumninya ‎seperti K.H. Abdurrahman Wahid, K.H. Ahmad Mustofa Bisri dan Prof. Dr. Quraish Shihab, sebagai para ‎pemimpin dan tokoh yang berpengaruh di Indonesia yang senantiasa menebarkan Islam moderat, ‎menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan menebarkan perdamaian,” ujar Alissa Wahid kepada Grand ‎Syeikh.

‎”Kami selalu bangga dengan Indonesia, sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim, Indonesia ‎mampu mempertahankan nilai-nilai sekaligus menjadi pionir Islam di Asia. Ini adalah harapan kami, ‎bahwa untuk membangun sebuah negara, maka pertahankanlah nilai-nilai keislaman,” jelas Grand ‎Syekh menanggapi Alissa Wahid.‎

Pertemuan dengan Grand Syeikh Al-Azhar
HUMANITY AND PEACE. Grand Syeikh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmad al-‎Tayyeb mengapresiasi kontribusi NU dalam misi mengupayakan perdamaian dunia. Foto: Ist

‎“Kami sangat senang apabila kita bisa memperkuat kerja sama dengan Al-Azhar, tidak hanya di bidang ‎pendidikan, namun juga bidang keumatan. Terkait pemberdayaan perempuan, kami telah melakukan ‎pembicaraan dengan Dr. Nahla el-Saidi untuk mengembangkan bidang perempuan di kancah ‎internasional melalui Moslem Council of Elders, serta mengangkat tokoh-tokoh ulama perempuan ‎Indonesia,” terang Alissa.

Sebagian kerja sama yang dicanangkan sudah terealisasi. Di antaranya adalah kerja sama bidang ‎kemanusiaan antara LAZISNU dengan badan zakat Al-Azhar (Zakat and Chairity House) untuk program ‎kemanusiaan di Gaza, dan telah memberikan donasi dengan nominal sebanyak USD170.000, sesuai ‎yang disampaikan dan dikonfirmasi oleh Dr. Sahar Nasr selaku direktur. (*)

Follow Berita & Artikel Siarindo Media di Google News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *